Lagi! Berhasil Pimpin Bank DKI Raih Kinerja Keuangan Positif, CEO Bank DKI, Fidri Arnaldy Raih Indonesia Most Acclaimed CEO Awards 2022

Jakarta – Bank DKI, secara spesifik CEO Bank DKI, Fidri Arnaldy kembali menerima penghargaan, yang terbaru yakni penghargaan “Indonesia Most Acclaimed CEO 2022 with Outstanding Leadership in Providing Reliable Banking Service Category Regional Bank”. Penghargaan ini berhasil diraih atas keberhasilan dalam memimpin transformasi perseroan sejak 2021 dan memoles kinerja keuangan yang positif di tengah kondisi yang masih diliputi ketidakpastian. Penghargaan yang diinisiasi oleh media Warta Ekonomi tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy secara daring di Jakarta, Jumat (16/12).

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penghargaan yang diraih. “Penghargaan ini tentunya menjadi pencapaian yang bernilai atas upaya dalam memimpin program Transformasi 5.0 di Bank DKI dan kembali menegaskan bahwa pencapaian kinerja positif Bank DKI diakui oleh berbagai lembaga independen terkemuka.”

Penghargaan Indonesia Most Acclaimed CEO 2022 merupakan bentuk apresiasi tim peneliti Warta Ekonomi terhadap kinerja CEO/Presiden Direktur/Direktur Utama dari berbagai kategori industri, seperti; agribisnis, asuransi jiwa dan umum, energi, ritel, hingga perbankan. Penilaian dilakukan berdasarkan metode desk research, media monitoring dan expert panel dalam melihat kualitas pemimpin, seperti kinerja perusahaan selama tahun 2021-2022, serta content analysis dengan melihat berbagai sentimen positif yang muncul di media termasuk media sosial selama tahun 2021.

Selain penilaian atas kinerja perusahaan dan citra perusahaan tersebut, beberapa indikator penguat juga turut dinilai dalam Penghargaan ini, diantaranya Corporate strategy, Organizaitional Alignment, Team and Process, Personal Working Norms, Eksternal Stakeholders, dan Board Engagement. Sosok Fidri Arnaldy yang menjabat sebagai Direktur Utama Bank DKI sejak 28 Juni 2021 ini, memiliki pengalaman lebih dari 32 tahun dibidang perbankan baik konvensional maupun syariah dengan prestasi kinerja terbaik. Atas pengalaman dan prestasi yang diraih selama perjalanannya, Fidri Arnaldy selaku Direktur Utama Bank DKI seringkali dianugerahi berbagai penghargaan baik secara organisasi maupun individu. Terakhir, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy dinobatkan sebagai Top 100 CEO 2022 versi majalah Infobank.

Kinerja cemerlang Bank DKI di bawah kepemimpinan Direktur Utama Fidri Arnaldy patut diacungi jempol. Berbagai raihan kinerja positif dan ekspansi yang solid mampu dibukukan oleh Bank DKI, tercermin dari catatan laba bersih sebesar Rp726 miliar atau tumbuh 28,83% secara year on year (YoY) pada Kuartal III 2022. Selain itu, sepanjang tahun 2022 Bank DKI telah berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi total sebanyak 33 (tiga puluh tiga) penghargaan telah diraih Bank DKI, diantaranya penganugerahan sebagai peringkat 15 dari 20 Bank Terbaik versi majalah Forbes Indonesia. Terbaru, Bank DKI berhasil meraih penghargaan sebagai “TOP Digital Implementation 2022 #STARS 4” dan Direktur Utama Bank DKI dinobatkan sebagai “TOP Leader On Digital Implementation 2022” dalam TOP Digital Awards 2022.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan bahwa semangat leadership dibawah kepemimpinan Direktur Utama Fidri Arnaldy turut mendorong insan Bank DKI untuk terus menunjukkan kompetensi dan kontribusi terbaik, serta berinovasi mewujudkan visi sebagai Bank Pilihan untuk Jakarta yang Maju dan Sejahtera.

Lebih lanjut Arie menyatakan penghargaan yang diterima oleh Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy ini juga menumbuhkan semangat optimisme atas berbagai upaya yang telah dilakukan Bank DKI dalam menghadapi era disrupsi di masa mendatang. “Bank DKI terus berkomitmen dalam menghadirkan inovasi dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah serta memenuhi harapan pemangku kepentingan, kearah digitalisasi” tutup Arie.

***


Kolaborasi BPD SI, Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi Senilai Rp1,5 Triliun untuk PT Oki Pulp & Paper Mills

Jakarta - Bank DKI ditunjuk sebagai mandated lead arranger atau bank pemimpin sindikasi, berkolaborasi dengan sejumlah Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI) dalam rangka penyaluran kredit sindikasi senilai Rp1,5 triliun (Satu Triliun Lima Ratus Miliar Rupiah) untuk PT Oki Pulp & Paper Mills. Selain ditunjuk sebagai mandated lead arranger, Bank DKI juga berperan sebagai Agen Fasilitas, Agen Jaminan, dan Agen Escrow bersama 8 (delapan) BPD lainnya yakni Bank Jatim, Bank Sumut, Bank Papua, Bank Sulselbar, Bank Kalsel, Bank Kalteng, Bank NTT dan Bank Lampung.

Adapun penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi yang dilaksanakan di Jakarta (14/12) tersebut ditandatangani oleh Herry Djufraini selaku Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, dan Arman Sutedja selaku Direktur PT Oki Pulp & Paper Mills serta perwakilan dari BPD peserta sindikasi lainnya. Selain itu, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPD SI yang tergabung dalam kolaborasi kredit sindikasi ini ”Kolaborasi BPD SI ini diharapkan menjadi stimulus di tengah perbaikan ekonomi yang tengah berlangsung” ujar Fidri.

Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini menjelaskan secara rinci bahwa Bank DKI menyalurkan porsi Rp425 miliar, Bank Jatim Rp300 miliar, Bank Sumut dan Bank Papua masing-masing Rp200 miliar, Bank Sulselbar dan Bank Kalsel masing-masing Rp100 miliar, Bank Kalteng Rp75 Miliar, serta Bank NTT dan Bank Lampung masing-masing Rp50 miliar. Herry menambahkan, ”Apresiasi kami kepada PT Oki Pulp & Paper Mills yang mampu melakukan inovasi dan tetap tumbuh di tengah tantangan perekonomian global serta tingkat kompetisi industri yang ketat”.

Sementara itu Direktur PT Oki Pulp & Paper Mills, Arman Sutedja, menyampaikan apresiasinya atas dukungan para kreditur  yang telah memberikan kepercayaan kepada PT Oki Pulp and Paper Mills sebagai mitra bisnis yang tumbuh dan berkembang dalam menjalankan bisnis jangka panjang. ”Kami harapkan kerjasama yang terjalin antara PT Oki Pulp and Paper dan Grup Sinarmas bersama seluruh BPD, tidak hanya berhenti disini, melainkan dapat terjalin secara berkelanjutan” 

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2022, di bawah kepemimpinan Direktur Utama, Fidri Arnaldy, Bank DKI terus melakukan peningkatan bisnis yang ekpansif, hal ini terbukti dengan berhasilnya Bank DKI membukukan kinerja yang positif terutama dalam hal pertumbuhan kredit. Tercatat, pada Kuartal III/2022, Bank DKI mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 26,82% (YoY) dari sebelumnya Rp36,9 triliun di September 2021, menjadi Rp46,7 triliun pada September 2022. Pertumbuhan kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan laba bersih Bank DKI sebesar 28,83% (YoY), dari semula sebesar Rp564 miliar pada September 2021, menjadi sebesar Rp726 miliar pada September 2022.

Lebih lanjut, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan penandatanganan kredit sindikasi ini menambah panjang portofolio Bank DKI dalam memimpin kredit sindikasi, sebagaimana terakhir Bank DKI juga berperan sebagai Mandated Lead Arranger kredit sindikasi untuk BFI Finance senilai Rp1.6 Triliun. ”Hal ini menjadi penanda bahwa Bank DKI semakin dipercaya, dan terbuka dengan kolaborasi dalam skala yang lebih luas lagi” Tutup Arie.

***


Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni Untuk Kerja Sama

Jakarta – Bank DKI tanda tangani Nota Kesepahaman dengan RS Pelni dalam hal pemanfaatan jasa layanan perbankan dan fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya dalam perluasan serta optimalisasi layanan antar dua entitas yang berbeda. Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini ditanda tangani oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dan dr. Dewi Fankhuningdyah Fitriana selaku Direktur Utama PT RS Pelni di Jakarta (7/12).

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Bank DKI siap mendukung berbagai transaksi pembayaran yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh karyawan dan Manajemen RS Pelni. ”Bank DKI akan menghadirkan kemudahan transaksi perbankan melalui penyediaan layanan Cash Management System, pembukaan rekening (Tabungan, Giro dan Deposito), pembiayaan kredit konsumer serta penempatan mesin ATM di Lingkungan RS yang dapat dimanfaatkan pengunjung maupun pasien” ujar Babay.

Lebih lanjut, Babay Parid mengungkapkan bahwa penandatanganan ini menjadi momentum pembuka kerjasama yang baik antara Bank DKI dan RS Pelni yang telah menorehkan sejarah pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta selama lebih dari 100 tahun. Selain optimalisasi layanan perbankan yang diberikan oleh Bank DKI, sebagai bentuk timbal balik bisnis, RS Pelni akan menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh karyawan Bank DKI, mulai dari pelayanan rawat inap, rawat jalan, telekonsultasi, hingga Medical Check Up (MCU) dan layanan emergensi.

Dalam upaya transformasi yang dilakukan Bank DKI, dibawah kepemimpinan Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, Bank DKI telah banyak mengalami kemajuan signifikan. Bank DKI mampu meraih berbagai penghargaan melalui kinerja positif Perseroan yang terus berlanjut, juga tanpa henti dalam menghadirkan inovasi produk dan layanan bagi para customer, mitra kerja, serta Pemangku Kepentingan.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengungkapkan, Bank DKI menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai langkah pembuka kerjasama antar dua lembaga. ”Dengan kerjasama ini tentunya menjadi awalan untuk kedepannya membuka sinergi dan kolaborasi yang lebih besar, dengan tujuan memberikan manfaat bagi banyak pihak” ujar Arie.

Perluas Sinergi dan Kolaborasi

Selain menjajaki kerja sama dengan RS Pelni, Bank DKI sebelumnya telah aktif memperluas sinergi dan kolaborasi dengan BUMD Provinsi DKI Jakarta maupun entitas bisnis lainnya. Terbaru, dalam rangka mewujudkan pertumbuhan dan kemajuan Kota Jakarta melalui dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI memfasilitasi pembukaan rekening dan pembayaran gaji karyawan baru PAM Jaya.

Kolaborasi juga dilakukan Bank DKI dengan menggandeng PT Rintis Sejahtera (Jaringan PRIMA) dalam menghadirkan layanan tarik tunai tanpa kartu (Cardless Cash Withdrawal). Adanya kerjasama ini memberikan kemudahan bagi para nasabah Bank DKI yang kini dapat melakukan tarik tunai tanpa kartu di ribuan jaringan ATM Bank BNI dan ATM CIMB Niaga berlogo PRIMA dimanapun, di seluruh Indonesia.

Kolaborasi BUMD DKI Jakarta, Bank DKI Layani Pembayaran Gaji Karyawan Baru PAM Jaya

Jakarta – Dalam rangka mewujudkan pertumbuhan dan kemajuan Kota Jakarta melalui dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI terus meneguhkan komitmennya dalam sinergi dan kolaborasi antar BUMD. Terbaru, Bank DKI memfasilitasi pembukaan rekening dan pembayaran gaji karyawan baru PAM Jaya melalui seremoni ”Penandatanganan Offering Letter 1.097 Pegawai Mitra Swasta PAM Jaya di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEP), Jakarta Timur, Rabu (7/12). Turut hadir dalam seremoni tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, serta Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin.

Adapun 1.097 karyawan baru tersebut berasal dari mitra strategis PAM Jaya, yakni PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra Jakarta). Perekrutan karyawan ini dilakukan sebelum berakhir kerja sama PAM Jaya dengan PALYJA dan Aetra Jakarta dalam transisi pengambilalihan operasional dan distbusi air di DKI Jakarta dari pihak swasta.

Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy mengungkapkan, selain melayani pembayaran gaji karyawan PAM Jaya, Bank DKI siap untuk melayani pembayaran transaksi tagihan pelanggan PAM Jaya. ”Sinergi Bank DKI dan PAM Jaya merupakan salah satu bentuk kolaborasi ekosistem di BUMD, seluruh transaksi BUMD yang ada di DKI Jakarta dapat ditangani oleh Bank DKI” ujar Fidri.

Sebagai informasi, Bank DKI menyediakan fasilitas pembayaran tagihan air melalui aplikasi JakOne Mobile. Masyarakat dapat memilih fitur pembayaran tagihan PDAM, memilih perusahaan penyedia jasa layanan air untuk kemudian memasukan kode bayar dan melakukan cek tagihan. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran tagihan air melalui mesin ATM Bank DKI.

Lebih lanjut, Fidri menyampaikan bahwa kerjasama ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk kolaborasi, melainkan juga sebagai upaya membangun ekosistem bisnis yang positif antar BUMD milik Provinsi DKI Jakarta. Melalui kolaborasi ini diharapkan juga akan meningkatkan potensi bisnis antar Perseroan (BUMD) secara lebih maksimal. ”Sebagai financial backbone collaborator, Bank DKI akan terus mengedepankan langkah-langkah inisiatif yang bersifat proaktif dalam mengkolaborasikan potensi-potensi bisnis baik yang melibatkan program-program Pemprov DKI, project-project Perusahaan BUMD DKI Jakarta, dan Instansi lain, yang keseluruhannya merupakan bagian dari rantai besar bisnis Provinsi DKI Jakarta”. Ia mencontohkan, kerjasama pengembangan PAM Jaya bisa dilakukan melalui skema sindikasi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Sebagai bentuk pemenuhan air minum bagi masyarakat, pemerintah telah merencanakan pembangunan beberapa sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan total investasi sebesar Rp23,80 triliun dari periode tahun 2023 sampai 2027 mendatang. SPAM yang dibangun meliputi area Jatiluhur I (area Cilincing dan Pondok Kopi) dan Karian Serpong (area Semanan) tahap satu pada tahun 2023-2024, Jatiluhur I (area Kanal Banjir Timur) dan Karian Serpong (area Semanan dan Pegadungan) tahap dua pada tahun 2023-2027, serta SPAM internal DKI Jakarta kawasan hulu dan hilir di Buaran III dan Pesanggrahan-Ciliwung pada 2023-2027.

Masih dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini menyampaikan, sebagai salah satu BUMD DKI Jakarta, Bank DKI tidak hanya fokus dalam menumbuhkan kinerja perseroan, melainkan juga menaruh perannya sebagai agen pembangunan, salah satunya melalui sinergi dan kolaborasi antar BUMD. "Melalui sinergi dan kolaborasi yang telah dibangun bersama BUMD Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI siap mensupport berbagai program yang dicanangkan BUMD sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing masing-masing Perseroan, serta berkontribusi terhadap pembangunan di DKI Jakarta.” Ujar Herry.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan, berbagai kolaborasi bersama BUMD yang terbentuk merupakan upaya dalam menciptakan ekosistem transaksi, dan bisnis di DKI Jakarta. ”Bank DKI terus membangun kolaborasi dengan BUMD, SKPD DKI Jakarta, dan instansi lainnya, dalam rangka mendukung program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk didalamnya ekosistem digitalisasi BUMD, serta ekosistem pembayaran bagi tiap nasabah BUMD DKI Jakarta dan yang berafiliasi dengannya” tutup Arie.

-000-