Ketentuan Umum Pembukaan Rekening Syariah

KETENTUAN UMUM PEMBUKAAN REKENING
Dengan ini, saya/kami sebagai pemohon, selanjutnya disebut “Nasabah” menyatakan SETUJU atas semua Ketentuan Pembukaan Rekening yang berlaku di PT Bank DKI yang selanjutnya disebut “Bank”, sebagai berikut :

I. REKENING

a. Rekening adalah catatan pembukuan Bank atas produk simpanan yang dibuka oleh Nasabah pada Bank baik dalam bentuk Rupiah maupun mata uang asing atas dasar permohonan tertulis dari Nasabah dan atau melalui permohonan Nasabah melalui sistem e-Banking milik Bank menurut tata cara dan Persyaratan yang tercantum baik dalam Ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening ini maupun dalam Ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening melalui Elektronik Banking (e-Banking)
b. Dalam hal Rekening dibuka dengan mata uang asing, Nasabah memahami dan mengerti bahwa terdapat risiko atas perubahan nilai mata uang asing terhadap Rupiah, dan oleh karenanya terdapat potensi kerugian selisih mata uang tersebut yang harus menjadi pertimbangan nasabah sebelum menentukan pilihan atas pembukaan Rekening mata uang asing. 
c. Jenis-jenis Rekening adalah : Tabungan, Giro, Deposito.
d. Pengertian Rekening sebagaimana dimaksud pada angka I huruf a mencakup Rekening Gabungan yaitu Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu Nasabah yang dapat terdiri dari gabungan orang pribadi. Perjanjian pembukaan Rekening Gabungan dituangkan dalam perjanjian tersendiri dan wajib pula ditandatangani oleh seluruh Nasabah anggota Rekening Gabungan.
e. Bilamana Nasabah membuka lebih dari satu Rekening pada Bank, baik pada satu kantor Cabang Bank maupun lebih, maka seluruh Rekening tersebut disetujui oleh Nasabah sebagai satu kesatuan.
f. Bank atas kebijakannya sendiri berhak menolak permohonan pembukaan Rekening oleh calon nasabah dan memberitahukan kepada calon nasabah alasan penolakannya kecuali diatur lain oleh perundang-undangan. 

II. DATA NASABAH / CUSTOMER INFORMATION FILE (CIF)

a. Dalam rangka penggunaan produk/fasilitas/jasa Bank, Nasabah menjamin bahwa semua dokumen dan keterangan yang diberikan kepada Bank, baik pada aplikasi Pembukaan Rekening maupun pada aplikasi Customer Information File (CIF) adalah benar, lengkap, asli, sah, dan telah memenuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku.
b. Bank berhak meminta informasi, data dan dokumen pendukung serta menatausahakan data profil Nasabah sesuai dengan kebutuhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c. Nasabah memberikan kewenangan kepada Bank untuk memeriksa dan melakukan verifikasi terhadap kebenaran data dan informasi yang Nasabah berikan.
d. Nasabah wajib segera memberikan informasi, data dan dokumen dan/atau perubahannya kepada Bank sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku. Adapun perubahan tersebut efektif berlaku setelah diterima dan/atau disetujui Bank.
e. Nasabah memahami bahwa kelalaian/keterlambatan Nasabah dalam menyampaikan pemberitahuan perubahan sebagaimana diatur dalam angka II. huruf d kepada Bank dapat mengakibatkan risiko kerugian terhadap Nasabah, Bank atau pihak lain. Oleh karena itu terhadap kewajiban ini sepatutnya menjadi kepedulian Nasabah dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.
f. Data Nasabah yang terdiri dari namun tidak terbatas pada alamat, nomor telepon rumah/kantor/seluler) yang dipergunakan Bank adalah data Nasabah yang tercatat terakhir di Bank.

 III. TRANSAKSI

a. Transaksi adalah kegiatan pembukuan pada suatu Rekening termasuk penambahan saldo (penyetoran dana) dan pengurangan saldo (penarikan dana) pada Rekening Nasabah yang pengaturannya mengacu pada ketentuan yang berlaku di Bank. 
b. Nasabah menjamin bahwa dana yang disetorkan/dipergunakan/ditransaksikan pada Bank tidak bersumber/berasal dari hasil tindak pidana atau bertujuan untuk kegiatan tindak pidana yang antara lain namun tidak terbatas pada tindak pidana pencucian uang (money laundering). 
c. Dalam rangka memenuhi peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku di Republik Indonesia, maupun pertimbangan Bank sendiri dalam rangka melindungi Nasabah, Bank berhak menunda, menolak dan/atau membatalkan transaksi dan Bank akan menyampaikan alasan penundaan, penolakan, dan/atau pembatalan transaksi.
d. Nasabah memastikan bahwa transaksi yang akan diperintahkan kepada Bank telah sesuai dengan maksud dan tujuan transaksi yang meliputi namun tidak terbatas pada kesesuaian nomor rekening penerima, nama penerima, jumlah nominal yang akan ditransaksikan. Nasabah terikat pada seluruh perintah transaksi yang telah dibuat sehubungan dengan rekeningnya. Dalam hal Nasabah akan melakukan pembatalan perintah transaksi, hal tersebut dapat dilakukan berdasarkan penetapan atau putusan Pengadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
e. Dalam hal Nasabah meninggal dunia atau berada di bawah pengampuan atau pailit atau likuidasi atau merger maka hak kewajibannya beralih kepada ahli waris atau walinya atau penerus haknya. Untuk itu kepada Bank harus ditunjukkan keterangan waris atau ketetapan wali dan atau dokumen lain terkait, sesuai dengan hukum yang berlaku.
f. Bank berhak dan telah diberi wewenang untuk itu oleh Nasabah, untuk melakukan koreksi, mendebet atau melakukan hal lain yang dianggap perlu, atas rekening atau saldo rekening, jika terjadi kekeliruan transaksi atau perhitungan atas kesalahan operasional, atau hal lain yang memerlukan koreksi berdasarkan pertimbangan Bank.
g. Apabila terdapat perbedaan antara catatan pembukuan Bank dengan catatan yang ada pada Nasabah, maka nasabah dapat menyanggah dalam kurun waktu 7 hari setelah rekening Koran diterima maka yang berlaku adalah catatan pembukuan Bank, dan dengan ini nasabah menyatakan, mengetahui, memahami, mengakui dan menerima bahwa catatan pembukuan Bank merupakan alat bukti yang sah dan mengikat Nasabah.
h. Nasabah wajib menjaga dan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala sesuatu menyangkut rekening, termasuk tetapi tidak terbatas pada warkat serta keamanan informasi nomor kode rahasia untuk melakukan transaksi melalui ATM maupun fasilitas Electronic Banking, agar tidak dipergunakan oleh pihak lain manapun. Penggunaan oleh pihak yang tidak berhak dapat menimbulkan akibat dan risiko kerugian bagi Nasabah, Bank dan pihak lain.  Konsekuensi atas tanggung jawab tersebut telah cukup disampaikan oleh Bank dan dipahami oleh Nasabah.
i. Nasabah harus segera pada kesempatan pertama memberitahukan kepada Bank disertai laporan kepada kepolisian setempat, jika buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito hilang/dicuri. Atas pertimbangan Bank, Bank dapat menerbitkan penggantinya dengan mengenakan biaya.
j. Terhadap kelalaian Nasabah tidak segera memberitahukan kepada Bank dengan disertai bukti laporan dari Kepolisian terkait hilang/dicuri nya buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito, sehingga menyebabkan Bank terlambat dan/atau tidak dapat melakukan langkah-langkah pengamanan yang cukup, maka Nasabah bertanggung jawab secara penuh  atas penggunaan secara melawan hak, pemalsuan, penyalahgunaan atau segala akibat yang timbul karena kehilangan atas buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan bukti kepemilikan lainnya yang berhubungan dengan jenis rekening yang dimiliki oleh Nasabah.
k. Bank berhak untuk memberikan keterangan/data Nasabah, memblokir, menyerahkan atau mendebet, atas permintaan pejabat dari instansi yang berwenang sesuai ketentuan Undang-Undang atau peraturan Otoritas yang berlaku.
l. Bank berhak untuk memblokir keluar atas saldo rekening dalam hal terdapat permintaan dari pihak-pihak yang oleh Undang-Undang dimungkinkan untuk melakukan pemblokiran. Jika ada pihak yang menyatakan memiliki atau ikut memiliki atas saldo tersebut, atau sedang dalam sengketa atas rekening atau saldo rekening  atau pada Nasabah atau antara pihak yang mengaku sebagai ahli waris Nasabah, maka harus dilengkapi dengan dokumen pendukung.
m. Bank berhak untuk melakukan perjumpaan (kompensasi) hutang atau offset antara saldo rekening dengan kewajiban Nasabah kepada Bank. Untuk itu dalam hal diperlukan dapat dituangkan dalam surat kuasa tersendiri dengan melakukan pemberitahuan sebelumnya.
n. Segala korespondensi kepada Nasabah akan ditujukan kepada alamat yang tercatat pada Bank. Perubahan alamat tidak berlaku jika pemberitahuannya secara tertulis berikut bukti pendukungnya belum diterima Bank, dan segala akibatnya tidak menjadi tanggung jawab Bank.
o. Untuk penutupan rekening/pemutusan perjanjian para pihak sepakat mengesampingkan pasal 1266 KUH Perdata sepanjang mengenai pembatalan perjanjian perlu persetujuan hakim dan pasal 1267 KUH Perdata sepanjang mengenai permintaan ganti rugi akibat pembatalan perjanjian.
p. Perubahan pada rekening gabungan (dan, atau maupun dan/atau) termasuk perubahan contoh/spesimen tanda tangan maupun penutupan rekening hanya dapat dimintakan kepada Bank secara bersama-sama oleh Nasabah. Pemberian keterangan oleh Bank kepada salah satu Nasabah dianggap telah cukup diterima oleh Nasabah lainnya.
q. Dalam hal ditetapkan kebijakan dari Bank untuk merubah status kantor atau menutup atau memindahkan kantor Bank dimana rekening tercatat, maka Bank akan memindahkan pencatatan rekening tersebut pada kantor yang ditunjuk Bank dengan menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Nasabah dengan bentuk dan sarana yang ditetapkan Bank.
r. Penerimaan dana dianggap efektif jika telah dibukukan Bank dalam rekening kecuali dalam kebijakan khusus.

IV. BONUS, BAGI HASIL, PAJAK DAN BIAYA

A. Bonus

1. Bonus adalah pemberian yang bersifat tidak mengikat dan bertujuan agar Nasabah loyal kepada Bank.
2. Bank dengan kebijakannya dapat memberikan bonus kepada Nasabah yang akan diberikan setiap akhir bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank.
3. Bank berhak mengenakan biaya administrasi bulanan atas rekening, beberapa jenis transaksi yang dilakukan Nasabah, penggantian buku, kartu dan sebagainya, yang besar dan kondisinya ditentukan Bank dari waktu ke waktu dan akan diinformasikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank, segala perubahan akan disampaikan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud.
4. Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut apabila tidak ada pernyataan keberatan Nasabah dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal pemberitahuan.
5. Apabila terdapat pengajuan keberatan Nasabah atas perubahan biaya tersebut, maka kewajiban Bank memberikan biaya yang sesuai dengan kesepakatan yang berlaku hanya sampai dengan berakhirnya periode  dimaksud dan untuk selanjutnya Nasabah berhak untuk menentukan pilihan.

B. Bagi Hasil

1. Nasabah akan mendapatkan bagi hasil yang besarnya sesuai dengan  kesepakatan yang dibuat antara Bank dan Nasabah, yang akan dikreditkan setiap akhir periode atau sesuai dengan ketentuan Bank.
2. Apabila dipandang perlu, Bank dapat mengubah dan menetapkan bagi hasil baru yang diumumkan di media komunikasi yang disediakan oleh Bank, segala perubahan akan disampaikan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud dan akan berlaku pada tanggal 1 (satu) bulan berikutnya. Apabila dalam 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal pengumuman tidak ada tanggapan secara tertulis dari nasabah, maka Nasabah dianggap menyutujui perubahan dari besaran Bagi Hasil yang baru.
3. Ketentuan mengenai biaya yang harus ditanggung oleh Nasabah terkait dengan produk/fasilitas/jasa Bank ditentukan oleh Bank, dan dapat berubah sewaktu-waktu, perubahan nisbah bagi hasil akan diberitahukan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank, segala perubahan akan disampaikan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud. Dengan ini, Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk sewaktu-waktu mendebet Rekening Nasabah untuk keperluan pajak dan biaya dimaksud.
4. Apabila terdapat pengajuan keberatan Nasabah atas perubahan nisbah bagi hasil tersebut pada angka IV huruf B nomor 2 dan nomor 3, maka kewajiban Bank memberikan nisbah bagi hasil yang sesuai dengan kesepakatan yang berlaku hanya sampai dengan berakhirnya periode nisbah bagi hasil dimaksud dan untuk selanjutnya Nasabah berhak untuk menentukan pilihan.
5. Bank berhak mengenakan biaya administrasi bulanan atas rekening, beberapa jenis transaksi yang dilakukan Nasabah, penggantian buku, kartu dan sebagainya, yang besar dan kondisinya ditentukan Bank dari waktu ke waktu dan akan diinformasikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank, segala perubahan akan disampaikan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud.

C. Pajak

  Pajak yang dikenakan kepada nasabah terhadap bonus dan bagi hasil yang didapat, besarnya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

D. Biaya

1. Biaya yang dikenakan kepada nasabah berupa biaya administrasi bulanan atas rekening, beberapa jenis transaksi yang dilakukan Nasabah, transaksi pembayaran tagihan, transfer otomatis, penggantian buku, penggantian warkat, kartu ATM dan sebagainya yang terkait dengan produk/fasilitas/jasa Bank yang besar dan kondisinya ditentukan Bank dari waktu ke waktu dan akan diinformasikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.
2. Apabila terdapat perubahan biaya yang harus ditanggung oleh Nasabah terkait dengan produk/fasilitas/jasa Bank, maka perubahan akan disampaikan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud.

V. NASABAH MENINGGAL DUNIA/PAILIT/DIBUBARKAN

a. Dalam hal Nasabah meninggal dunia, atau dinyatakan pailit atau diletakkan dibawah pengawasan yang ditunjuk untuk itu, Bank sewaktu-waktu berhak untuk memblokir rekening dan hanya akan mengalihkan hak atas rekening kepada ahli waris atau pihak yang sah yang ditunjuk sesuai ketentuan Bank maupun perundang-undangan yang berlaku di Bank, terutama mengenai informasi/dokumen kelengkapan yang dapat menjelaskan atau memberikan keyakinan Bank terhadap status Nasabah.
b. Bank berhak meminta dokumen yang dapat diterima sebagai bukti yang sah bagi Bank terkait kedudukan ahli waris atau pihak yang ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam angka V huruf a.
c. Atas pengalihan/penyerahan hak Nasabah kepada ahli waris atau pihak yang ditunjuk tersebut, semata-mata adalah itikad baik Bank untuk menjaga kepercayaan dan melindungi kepentingan Bank, Nasabah, ahli waris atau pihak yang ditunjuk dan hal tersebut telah menjadi pertimbangan Nasabah dan ahli waris atau pihak yang ditunjuk untuk mengesampingkan segala akibat hukum dan tuntutan yang timbul bagi Bank dikemudian hari.
d. Ketentuan terkait dengan Nasabah meninggal dunia/pailit mengacu pada ketentuan umum yang berlaku di Bank, ketentuan dimaksud mengenai permintaan informasi/dokumen kelengkapan yang dapat menjelaskan atau memberikan keyakinan Bank terhadap status Nasabah.

VI. KEHILANGAN DAN PENYALAHGUNAAN REKENING/FASILITAS BANK LAINNYA

a. Dalam hal buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM, kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito yang hilang/dicuri, atau perangkat fasilitas Transaksi Bank melalui sarana elektronik/e-Banking hilang/rusak, maka Nasabah wajib segera memberitahukan kepada Bank, melalui Call Center Bank DKI di 1-500-351 atau Kantor Cabang terdekat untuk mencegah penyelahgunaan rekening/fasilitas Bank yang digunakan Nasabah.
b. Dalam hal penggantian buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito yang hilang/dicuri, maka Nasabah wajib memberitahukan kepada Bank, melalui Kantor Cabang terdekat selama jam kerja dengan disertai surat keterangan hilang dari kepolisian. 
c. Terhadap Laporan Nasabah tersebut Bank akan segera melakukan pemblokiran atas Rekening dan/atau kartu ATM dan/atau penggunaan fasilitas e-Banking berdasarkan laporan Nasabah apabila terindikasi terjadi penyalahgunaan rekening yang dilengkapi dengan surat keterangan hilang dari kepolisian sebagaimana dimaksud dalam angka V huruf a dan b diatas.
d. Nasabah bertanggung jawab terhadap setiap transaksi yang terjadi sebelum diterimanya laporan kehilangan bukti kepemilikan Rekening dan/atau fasilitas lainnya dari Nasabah.
e. Bank berhak atas pertimbangannya sendiri untuk tidak menerbitkan penggantian buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito yang dilaporkan hilang, jika Bank meyakini terdapat itikad tidak baik dari Nasabah atas laporan kehilangan tersebut.
f. Setiap penggantian buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito dan/atau fasilitas lainnya yang dilaporkan hilang/dicuri, Nasabah akan dikenakan biaya administrasi yang besarnya ditentukan oleh Bank dengan terlebih dahulu memberitahukan kepada Nasabah yang terkait.
g. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala tuntutan dan kerugian yang timbul karena kehilangan/pemalsuan dan/atau penyalahgunaan buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu ATM atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito dan/atau tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi/perangkat fasilitas lainnya, yang dilakukan oleh Nasabah atau pihak lainnya.

VII. KETENTUAN PEMBUKAAN REKENING PRODUK DANA

A. Tabungan

1. Bank menerbitkan Buku Tabungan dan Kartu ATM Sebagai salah satu bukti kepemilikan Rekening Tabungan,terhadap bukti kepemilikan tersebut Nasabah diwajibkan untuk menjaga dan menyimpannya.
2. Nasabah melakukan setoran awal untuk pembukaan Tabungan sebesar minimum nominal yang dipersyaratkan Bank sesuai jenis tabungannya yang tertuang pada ketentuan produk Bank.
3. Batas minimum dan tata cara setoran berikutnya ke Rekening Tabungan ditetapkan sesuai jenis tabungan sebagaimana tertuang dalam ketentuan produk Bank. Dalam hal penyetoran ditetapkan dengan cara pemindahbukuan secara otomatis setiap bulan dari Rekening Nasabah lainnya (rekening afiliasi) maka Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebetan secara langsung Rekening Nasabah setiap bulan pada tanggal dan jumlah berdasarkan permintaan Nasabah. Bank tidak berkewajiban melaksanakan pendebetan jika saldo di rekening afiliasi tidak mencukupi.
4. Bank tidak akan memberikan laporan berkala mengenai kegiatan dan perhitungan saldo rekening. Dalam hal diterbitkan laporan maka Nasabah terikat dengan data pada laporan tersebut dan apabila menurut Nasabah data dimaksud tidak sesuai maka Nasabah akan memberitahukan hal ini kepada Bank dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak diterimanya laporan dari Bank.
5. Kecuali transaksi dilakukan melalui ATM dan/atau fasilitas transaksi lainnya, penarikan dana dari rekening atau transaksi lainnya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan buku tabungan dan kartu ATM, serta menandatangani slip penarikan yang disediakan oleh Bank. Transaksi dapat dilakukan pada hari kerja Bank dan selama jam buka kas, dengan jumlah penarikan di bawah ketentuan maksimal per hari dan penyetoran di atas ketentuan minimal per hari sebagaimana ditetapkan Bank yang diberitahukan kepada Nasabah 
6. Terhadap jenis Tabungan yang memiliki ketentuan batasan usia maksimum Nasabah, maka dalam hal Nasabah telah melewati batasan usia dimaksud, Bank berhak dengan ini melakukan konversi atas jenis Tabungan tersebut ke jenis tabungan lainnya yang ditentukan oleh Bank dengan syarat dan ketentuan (antara lain fitur, bagi hasil, bonus, biaya, dsb) mengikuti syarat dan ketentuan pada jenis Tabungan setelah konversi. Pelaksanaan konversi oleh Bank sebagaimana dimaksud akan diberitahukan kepada Nasabah minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud. 
7. Bank secara otomatis oleh sistem akan menutup Rekening yang menunjukkan Saldo Rekening yang menurut jenis Tabungan dan berdasarkan ketentuan yang berlaku di Bank harus ditutup.

B. Deposito

1. Nasabah melakukan setoran awal pembukaan Deposito sebesar minimum nominal Deposito yang dipersyaratkan oleh Bank sebagaimana tertuang dalam ketentuan produk Bank. Perubahan nominal setoran minimum ditetapkan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.
2. Bank menerbitkan Bilyet Deposito sebagai salah satu bukti kepemilikan Rekening Deposito sesuai dengan ketentuan produk Bank.
3. Bilyet Deposito atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditentukan oleh Bank tidak dapat dipindahtangankan.
4. Bank akan memberikan bagi hasil deposito yang besarnya sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara Bank dan Nasabah. Bagi hasil dihitung mulai tanggal valuta sampai tanggal jatuh tempo berdasarkan pada jumlah hari sebenarnya dengan dasar penetapan 1 tahun adalah 365 hari.
5. Bank berhak tapi tidak diwajibkan untuk memperpanjang deposito yang sudah jatuh tempo tanpa pemberitahuan kepada atau permintaan terlebih dahulu dari Nasabah/Deposan. Bagi deposito yang diperpanjang tersebut, Bank akan menerbitkan advis perpanjangan yang hanya berlaku sebagai pemberitahuan dan tidak dapat dicairkan tanpa disertai bilyet asli atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditetapkan oleh Bank. Dan untuk Deposito yang diperpanjang secara otomatis bagi hasil yang diberikan adalah bagi hasil yang berlaku pada saat perpanjangan.
6. Jika jangka waktu deposito tidak diperpanjang maka Nasabah/Deposan wajib memberitahukan kepada Bank sekurang-sekurangnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo deposito.
7. Pencairan atas deposito dilakukan pada saat atau setelah jatuh tempo dengan menyerahkan bilyet asli atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditetapkan oleh Bank kepada Nasabah/Deposan. Biaya materai dan lainnya yang berkaitan dengan pencairan deposito tersebut menjadi tanggung jawab Nasabah/deposan.
8. Bank dapat mengenakan denda (ta’zir) dan Bank tidak akan memberikan bagi hasil atas deposito yang dicairkan sebelum jatuh tempo.
9. Jika pencairan deposito menggunakan mata uang yang berbeda dari deposito, maka pencairan tersebut dilakukan bila mata uang tersedia dan dikenai biaya komisi sesuai ketentuan yang berlaku di Bank. Biaya komisi mata uang adalah perubahan yang terjadi pada nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain dengan mengggunakan kurs Telegraphic Transfer (TT) pada Bank.

C. Giro

1. Nasabah bertanggungjawab atas Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro termasuk blanko Cek dan/atau Bilyet Giro yang diperoleh dari Bank.
2. Nasabah wajib menyediakan Dana yang cukup pada Rekening Giro atau Rekening Khusus paling kurang sebesar nilai nominal Cek dan/atau Bilyet/Giro yang masih beredar.
3. Nasabah tidak akan melakukan Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong dengan alasan apapun. 
4. Nasabah akan dikenakan sanksi pembekuan hak penggunaan Cek dan/atau Bilyet Gironya dan/atau dicantumkan identitasnya dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) jika melakukan Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong yang memenuhi kriteria DHN sebagaimana dimaksud pada ketentuan internal Bank atau karena identitasnya telah dicantumkan dalam DHN oleh Bank lain.
5. Nasabah wajib mengembalikan sisa blanko Cek dan/atau Bilyet Gironya kepada Bank jika hak penggunaan Cek dan/atau Bilyet Gironya dibekukan, identitas Nasabah dicantumkan dalam DHN, atau Rekening Giro ditutup atas permintaan sendiri.
6. Nasabah wajib melaporkan pemenuhan kewajiban penyelesaian Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong yang pemenuhannya dilakukan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal penolakan.
7. Rekening Giro Pemilik Rekening akan ditutup apabila yang bersangkutan melakukan Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong lagi dalam masa pengenaan sanksi DHN atau sebab-sebab lain yang telah diperjanjikan dalam pembukaan Rekening Giro. Nasabah wajib memelihara saldo minimum yang dipersyaratkan oleh Bank dan mengendapkan saldo pada Rekening dalam hal terjadinya penarikan cek kosong oleh Nasabah.
8. Nasabah wajib memelihara saldo minimum yang dipersyaratkan oleh Bank dan mengendapkan saldo pada Rekening dalam hal terjadinya penarikan cek kosong oleh Nasabah.
9. Nasabah wajib mematuhi ketentuan-ketentuan yang mengatur mengenai Cek dan/atau Bilyet Giro, antara lain mengenai penandatanganan Cek dan/atau Bilyet Giro, pelunasan bea materai, serta Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro. 
10. Nasabah wajib segera menginformasikan kepada Bank jika terdapat perubahan identitas, antara lain perubahan nama, alamat, nomor telepon, dan/atau NPWP.
11. Bank akan memberikan laporan berkala mengenai kegiatan dan perhitungan saldo rekening. Nasabah terikat dengan data dalam laporan tersebut dan apabila menurut Nasabah data dimaksud tidak sesuai maka Nasabah akan memberitahukan hal ini kepada Bank dalam waktu 7 (tujuh) hari.
12. Penarikan dana dari rekening atau transaksi lainnya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan dan menandatangani warkat yang disediakan oleh Bank. 
13. Transaksi dapat dilakukan pada hari kerja Bank dan selama jam kas buka, dengan jumlah penarikan di bawah ketentuan maksimal per hari dan penyetoran di atas ketentuan minimal per hari sebagaimana ditetapkan Bank.
14. Permintaan blanko Cek/Bilyet Giro harus dilakukan secara tertulis oleh Nasabah dan pengembalian lembar pertama (tanda terima) blanko Cek/Bilyet Giro harus dilakukan pada saat penerimaaan blanko Cek/Bilyet Giro oleh Nasabah atau orang yang diberi kuasa.
15. Nasabah membebaskan Bank dari segala tuntutan hukum atas setiap konsekuensi hukum yang timbul akibat penolakan Cek/Bilyet Giro kosong yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
16. Dalam hal Nasabah membuka Rekening Gabungan, maka seluruh Nasabah Giro Gabungan wajib memberikan pernyataan secara tertulis yang menyebutkan pihak yang memiliki hak tanda tangan atas Cek dan/atau Bilyet Giro. Pemegang hak tanda tangan dapat diberikan kepada salah satu atau lebih pihak yang membuka Rekening Giro Gabungan.
17. Dalam hal Nasabah membuka Rekening Gabungan, maka segala konsekuensi hukum yang timbul atas penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro oleh salah satu atau lebih Nasabah Gabungan akan ditanggung secara renteng oleh seluruh Nasabah pembentuk rekening gabungan (joint account) tanpa kecuali.  

VII. REKENING KORAN

a. Bagi produk yang menggunakan sarana mutasi transaksi Rekening Koran (RK) maka Bank akan menerbitkan laporan berkala berupa Rekening Koran (RK).
b. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap adanya akibat keterlambatan penerimaan, tidak diterimanya Rekening Koran dan/atau kegagalan pengiriman Rekening Koran yang disebabkan pemberian data alamat pengiriman Rekening Koran dari Nasabah kepada Bank maupun perubahan alamat pengiriman Rekening Koran yang tidak diberitahukan Nasabah kepada Bank.
c. Dalam hal terdapatnya sanggahan atas segala sesuatu yang termuat dalam dalam Rekening Koran tersebut harus dilakukan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak rekening koran disampaikan atau dikirim oleh Bank kepada Nasabah. Bank berwenang untuk melakukan koreksi terhadap mutasi dan saldo rekening bila terjadi kekeliruhan pembukuan oleh Bank.
d. Dalam hal rekening koran telah dikirimkan ke alamat Nasabah namun dikembalikan kepada Bank oleh sebab apapun maka Bank akan menyimpan rekening koran tersebut selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal penerbitan rekening koran dimaksud, dan setelah lewat waktu 3 (tiga) bulan tersebut maka rekening koran dimaksud akan dimusnahkan oleh Bank.
e. Apabila rekening koran dikembalikan kepada Bank karena alasan apapun sebagaimana disebutkan diatas dan terjadi selama 3(tiga) bulan berturut-turut maka selanjutnya Bank tidak mencetak dan mengirim rekening koran kepada Nasabah.
f. Bagi Nasabah yang pencetakan dan pengiriman Rekening Korannya dihentikan sebagaimana dimaksud angka VIII huruf e, maka Nasabah tersebut dapat meminta kepada Bank agar Rekening Korannya dicetak dan dikirimkan kembali setiap bulan dengan menyampaikan permohonan secara tertulis dan disampaikan secara langsung ke Cabang Pembuka Rekening.

IX. KETENTUAN FASILITAS TRANSAKSI PERBAIKAN MELALUI SARANA ELEKTRONIK (ELECTRONIC CHANNEL)

a.

Bank menyediakan fasilitas bagi Nasabah untuk dapat melakukan Transaksi perbankan melalui sarana elektronik (electronic channel), yaitu:

1. Anjungan Tunai Mandiri (ATM) adalah fasilitas transaksi perbankan 24 (dua puluh empat) jam melalui mesin ATM; atau
2. Mobile Banking adalah fasilitas transaksi perbankan 24 (dua puluh empat)  jam dengan memberikan perintah transaksi kepada Bank melalui aplikasi mobile (Mobile Apps) yang disediakan oleh Bank; atau
3. Short Message Service (SMS) Notifikasi adalah fasilitas pemberitahuan kepada Nasabah atas transaksi perbankan pada rekening (tabungan dan giro) dengan nominal melebihi dan/atau sama dengan limit yang ditentukan oleh Bank melalui SMS
b. Jenis Rekening yang dapat diberikan fasilitas electronic channel ditetapkan oleh Bank.
c.

Untuk dapat menggunakan fasilitas electronic channel, Nasabah harus memiliki tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel, yaitu:

1. ATM berupa Debit Card dan PIN (Personal Identification Number) digunakan untuk melakukan transaksi perbankan melalui mesin ATM, baik melalui jaringan ATM Bank DKI dan jaringan ATM lainnya yang ditentukan oleh Bank. Debit DKI juga dapat digunakan untuk pembayaran transaksi belanja pada merchant-merchant yang ditentukan oleh Bank; atau
2. Mobile Banking  berupa User ID (berupa nomor telepon seluler yang didaftarkan pada Bank), kode akses dan PIN; atau
3. SMS Notifikasi berupa nomor telepon seluler yang didaftarkan pada Bank.
d. Persyaratan dan tata cara pendaftaran serta pengaktifan fasilitas electronic channel ditetapkan oleh Bank sesuai dengan jenis fasilitas electronic channel.
e. Tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel merupakan alat otorisasi dan verifikasi bagi Bank untuk melaksanakan transaksi yang diinstruksikan oleh Nasabah melalui fasilitas electronic channel, oleh karenanya wajib dijaga keamanan dan kerahasiaannya oleh Nasabah. 
f. Instruksi yang disampaikan oleh Nasabah melalui tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah.
g. Tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel hanya diketahui dan menjadi rahasia pribadi Nasabah. Setiap penyalahgunaan tanda pengguna nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel menjadi tanggung jawab dan risiko Nasabah sepenuhnya serta membebaskan Bank dari segala tuntutan akibat penyalahgunaan tersebut.
h. Semua transaksi yang dilakukan melalui fasilitas electronic channel akan mendebet dan tercatat pada Rekening yang didaftarkan pada fasilitas electronic channel.
i. Bank tidak berkewajiban melaksanakan instruksi dari Nasabah jika saldo di Rekening Nasabah tidak mencukupi.
j. Dokumen berupa catatan-catatan transaksi, surat-surat serta dokumen-dokumen lain yang disimpan dan dipelihara oleh Bank secara tertulis di atas kertas atau media lain maupun rekaman yang dapat dilihat, dibaca ataupun didengar merupakan alat bukti yang sah dan lengkap atas transaksi yang dilaksanakan Nasabah melalui fasilitas electronic channel.
k. Jenis transaksi perbankan yang dapat dilakukan melalui fasilitas electronic channel ditentukan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah dari waktu ke waktu dalam bentuk dan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.
l. Setiap transaksi melalui fasilitas electronic channel dibatasi nominal dan frekuensinya dengan suatu nominal dan frekuensi maksimum per transaksi dan/atau per hari yang ditentukan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.  
m.

Untuk setiap Transaksi yang dilakukan melalui fasilitas electronic channel, Nasabah akan dibebankan biaya dan tarif sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank, yang akan disampaikan kepada Nasabah dari waktu ke waktu dengan bentuk dan sarana yang ditetapkan Bank. Adapun biaya dan tarif dimaksud antara lain :

  • Biaya transfer ke Bank lain;
  • Biaya Cek saldo di ATM bank lain (Off Us)
  • Biaya administrasi PPOB (Payment Point Online Bank)
  • Biaya tarik tunai di ATM Bank lain (Off Us)
  • Biaya administrasi Virtual Account.
n.

Bank sewaktu-waktu dan/atau setiap saat berhak menghentikan setiap fasilitas electronic channel yang diperoleh Nasabah, jika Nasabah melanggar/mengabaikan ketentuan/kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bank dan/atau Perundang-undangan yang berlaku. Bank akan menginformasikan penghentian tersebut kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

X. FASILITAS TRANSFER OTOMATIS DAN PEMBAYARAN TAGIHAN

a. Pelaksanaan transfer otomatis atau pembayaran tagihan senilai tagihan atau nilai tagihan yang ditentukan oleh penyedia jasa dapat dilakukan berdasarkan kuasa Nasabah kepada Bank. Kuasa tersebut berlaku terus menerus sejak ditandatanganinya Formulir Pembukaan Rekening dan berakhir pada saat Rekening ditutup, atau apabila kuasa tersebut diakhiri oleh Nasabah sebagaimana dimaksud dalam angka X huruf D ketentuan ini.
b. Nasabah bertanggung jawab atas tersedianya kecukupan dana pada rekening Nasabah untuk dapat dilakukannya transfer otomatis atau transaksi pembayaran tagihan dengan menggunakan fasilitas electronic channel dari Bank.
c. Untuk setiap transfer otomatis dan transaksi pembayaran tagihan, Nasabah akan dibebankan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank, dan oleh karenanya akan diinformasikan lebih lanjut oleh Bank melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank. 
d. Bila Nasabah bermaksud menghentikan fasilitas transfer otomatis atau pembayaran tagihan, maka Nasabah wajib memberitahukan secara tertulis kepada Bank mengenai waktu dimulainya penghentian dan disampaikan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum dimulainya masa pembayaran fasilitas yang bersangkutan.
e. Bank tidak bertanggung jawab atas pemutusan hubungan dan resiko lainnya sebagai akibat tidak dapat dilakukannya pembayaran tagihan atau transfer otomatis, karena tidak cukupnya dana pada rekening Nasabah dan /atau Bank belum menerima nilai tagihan yang harus dibayarkan dari penyedia jasa atau akibat kegagalan sistem.

XI. FASILITAS DORMANT, PEMBLOKIRAN DAN PENUTUPAN REKENING

a. Bank berhak memblokir dan/atau menutup Rekening apabila terdapat penyalahgunaan rekening dan/atau pembukaan/penggunaan rekening serta data/informasi/dokumen pendukung terkait rekening yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
b. Dalam hal terjadi penutupan rekening karena sebab-sebab pada angka XI huruf a di atas, Bank akan mengembalikan sisa saldo rekening setelah dipotong dengan kewajiban-kewajiban Nasabah, tanpa wajib membayar Bagi Hasil, dengan cara Nasabah mengambil sendiri di Kantor Bank.
c. Dalam hal rekening telah ditutup, Nasabah wajib menyelesaikan seluruh kewajiban kepada Bank, termasuk cerukan (overdraft) yaitu saldo negatif pada Rekening Nasabah. Segala buku tabungan dan dokumen terkait juga wajib dikembalikan kepada Bank.
d. Dalam hal Rekening Tabungan dan Giro selama 6 (enam) bulan berturut-turut maupun untuk periode lain yang ditetapkan Bank tidak bermutasi debet maupun kredit selain pendebetan dan pengkreditan yang dilakukan oleh sistem Bank untuk biaya administrasi, pajak, denda (Ta'zir), Bagi Hasil dan Bonus, maka Rekening Tabungan dan Giro akan diberi status Dormant.
e. Rekening dengan status Dormant dapat berubah menjadi Rekening aktif kembali setelah Nasabah melakukan pengaktifan rekening kembali di Kantor Layanan terdekat Nasabah.
f. Rekening Tabungan dan Giro yang berstatus aktif dan Dormant sebagaimana dimaksud angka XI huruf d di atas dan bersaldo Rp.0,- (nol Rupiah) secara otomatis akan ditutup oleh sistem. 
g. Penutupan Rekening Giro atas permintaan Nasabah dapat dilakukan dengan pemberitahuan selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelumnya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku pada Bank.
h. Bank berhak dan berwenang untuk melakukan penundaan transaksi dan atau penutupan rekening apabila diduga nasabah berbentuk Shell Bank atau Bank yang mengizinkan rekeningnya digunakan oleh Shell Bank. Dalam hal ini yang dimaksud dengan Shell Bank adalah bank yang tidak mempunyai kehadiran secara fisik di wilayah hukum Bank tersebut didirikan dan memperoleh izin, dan tidak berafiliasi dengan kelompok usaha jasa keuangan yang menjadi subyek pengawasan terkonsolidasi yang efektif.

XII. LAIN-LAIN

a. Media komunikasi yang disediakan oleh Bank adalah sarana penyampaian informasi dari Bank kepada Nasabah yang berupa namun tidak terbatas pada website/SMS/Call Center Bank DKI/ Surat/ Pengumuman di Kantor Cabang Bank/Publikasi Resmi di media Massa.
b. Dana yang tersedia dalam Rekening Nasabah dijamin dalam program penjaminan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh LPS.
c. Perjanjian ini telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan termasuk Ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
d. Bank tidak bertanggungjawab atas terjadinya hal-hal diluar kekuasaan Bank (Force Majeure).
e. Dalam hal salah satu ketentuan dalam perjanjian ini dinyatakan batal berdasarkan suatu peraturan perundang-undangan maka pernyataan batal tersebut tidak mengurangi keabsahan atau menyebabkan batalnya persyaratan atau ketentuan lain dalam perjanjian ini dan oleh karenanya ketentuan lain dalam perjanjian ini tetap sah dan mengikat.

XIII. PEMBERLAKUAN KETENTUAN

a. Bank berhak mengubah Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini termasuk ketentuan dan syarat-syarat yang berkaitan dengan produk/fasilitas/jasa yang secara khusus ditetapkan Bank yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini.Bank akan memberitahukan kepada nasabah selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.
b. Kecuali jika ditentukan secara khusus, maka Perubahan sebagaimana dimaksud angka XIII huruf a. di atas berlaku dan mengikat Bank dan Nasabah sejak Perubahan tersebut ditetapkan.
c. Syarat dan ketentuan produk/fasilitas/jasa selengkapnya diatur dalam syarat dan ketentuan masing-masing produk/fasilitas/jasa yang secara khusus ditetapkan oleh Bank termasuk tetapi tidak terbatas pada Buku Petunjuk dan kebijakan internal Bank lainnya yang merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini.
d. Dalam hal Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini bertentangan dengan ketentuan khusus pada masing-masing produk/fasilitas/jasa yang ditetapkan Bank, maka yang berlaku adalah ketentuan khusus dimaksud.

XIV. PENYELESAIAN PERSELISIHAN, KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU DAN DOMISILI

a. Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini serta pelaksanaannya lebih lanjut tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
b. Hal-hal yang berkaitan dengan Ketentuan Umum Pembukaan Rekening dan segala akibat yang ditimbulkan berlaku tempat kedudukan hukum pada kantor pusat Bank, setiap perselisihan diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat, dan dalam hal tidak tercapai kesepakatan upaya penyelesaian sengketa dapat menggunakan Lembaga Pengadilan atau Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI).
c. Bank dan Nasabah sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 Hukum Perdata berkaitan dengan dimintakannya keputusan hakim dalam hal timbulnya hak atau kewajiban bagi Bank untuk melakukan penutupan hubungan usaha dan/atau menutup rekening karena sebab-sebab yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan.
d. Penundukan pada domisili tersebut di atas tidak membatasi hak Bank untuk mengajukan gugatan terhadap Nasabah dalam domisili lainnya dalam wilayah Indonesia maupun luar Indonesia.
Ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Syarat & Ketentuan ini berlaku untuk calon nasabah yang memilih pembukaan rekening Tabungan Syariah melalui JakOne Mobile Bank DKI.

Layanan JakOne Mobile adalah layanan yang dioperasikan oleh Bank (sebagaimana didefinisikan di bawah) yang telah terdaftar dan diawasi oleh Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan. Syarat dan Ketentuan Layanan JakOne Mobile (Syarat dan Ketentuan) ini berlaku dan mengikat Pemegang JakOne Mobile serta Bank.

Instruksi Transaksi Digital

  1. Seluruh instruksi perbankan dari pengguna JakOne Mobile berasal dari aplikasi mobile dan/atau secara online.
  2. Sistem Bank akan meminta otorisasi transaksi dari pengguna menggunakan berbagai jenis informasi pengaman transaksi yang berbeda (password, PIN dan OTP) jika dibutuhkan. Setelah dilakukan otorisasi Bank akan melakukan transaksi sesuai dengan instruksi dari pengguna JakOne Mobile.
  3. Pengguna JakOne Mobile tidak diperbolehkan memberikan informasi pengamanan transaksi kepada orang lain.
  4. Lakukan penggantian password, dan PIN untuk otorisasi transaksi secara berkala.
  5. Hindari menggunakan singkatan ataupun kombinasi angka yang mudah ditebak (contoh tanggal lahir).

Registrasi & Data Identitas Pengguna

  1. Registrasi/pendaftaran rekening menggunakan data pribadi sepenuhnya menjadi milik Bank DKI.
  2. Pastikan data/informasi yang diberikan adalah benar,dan akurat.
  3. Bank menjamin data pengguna JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay tersimpan dengan aman pada sistem dan memastikan bahwa penggunaan data/informasi milik pengguna telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  4. Bank wajib memberikan transparansi mengenai layanan/produk, termasuk syarat & ketentuan, skema biaya dan perubahannya apabila ada.
  5. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center 1500-351.

I. Definisi

A. Akad wadiah adalah kesepakatan Penitipan Uang dari Nasabah (Penitip) kepada Bank (Penerima Titipan) dengan ketentuan, Bank menjamin bahwa dana tersebut dapat ditarik kembali oleh Nasabah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku di Bank. Prinsip Akad Wadiah yang digunakan adalah Wadiah Yad Dhamanah, dimana Bank dapat memanfaatkan/menggunakan uang yang dititipkan Nasabah dan menjamin untuk mengembalikan titipan uang tersebut secara utuh setiap saat nasabah menghendakinya.
B. Akad Wakalah Bi Ujroh adalah kesepakatan perwakilan dimana Nasabah mewakilkan kepada Bank untuk melakukan suatu aktivitas tertentu sesuai dengan prinsip Syariah, termasuk namun tidak terbatas pada jasa transfer, jasa pembayaran dan jasa lainnya. Atas pelaksanaan jasa yang telah dilakukan Bank sebagai wakil nasabah, maka Bank berhak mendapatkan fee/uang jasa.
C. Akad Ijarah adalah kesepakatan penggunaan layanan perbankan, dimana Bank sebagai penyedia layanan perbankan akan mengenakan biaya atas pemanfaatan layanan perbankan oleh Nasabah, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan kartu ATM, mesin ATM dan layanan lainnya.
D. Akad Samsarah adalah kesepakatan perantara penjualan barang dan/atau paket jasa, dimana Bank sebagai perantara untuk menjual barang dan/atau jasa. Bank sebagai perantara (simsar) berhak memperoleh pendapatan atas kelebihan harga jual dari harga yang disepakati sebelumnya.
E. Akun adalah catatan tentang nama pengguna, kata sandi, dan hak untuk mengakses aplikasi JakOne Mobile.
F. Aplikasi JakOne Mobile adalah aplikasi yang dapat diakses melalui telepon seluler atau sarana lainnya yang ditentukan oleh Bank sebagai media registrasi dan penggunaan JakOne Mobile.
G. Bank adalah PT Bank DKI yang berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta.
H. Daftar adalah akses awal layanan JakOne Mobile oleh pengguna telepon seluler maupun aplikasi JakOne Mobile dengan nomor telepon seluler sebagai nomor rekening uang elektronik.  
I. E-banking adalah layanan yang memungkinkan nasabah Bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik yang disediakan Bank antara lain Internet Banking, Mobile Banking, ATM dan EDC.
J. E-KYC (Electronic Know Your Customer) adalah proses verifikasi atau pengenalan identitas calon nasabah secara elektronik
K. Fraud adalah tindakan penyimpangan atau pembiaran yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, menipu, atau memanipulasi Bank, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan Bank dan/atau menggunakan sarana Bank sehingga mengakibatkan Bank, nasabah, atau pihak lain menderita kerugian dan/atau pelaku Fraud memperoleh keuntungan keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung.
L.  Isi Ulang adalah layanan isi ulang saldo JakOne Mobile yang dapat dilakukan via e-banking (ATM, EDC dan JakMobile), transfer dari Bank lain atau sarana lainnya yang akan ditentukan Bank di kemudian hari dengan sumber dana berasal dari rekening giro/tabungan, maupun melalui Agen.
M.  JakOne Mobile adalah aplikasi mobile banking yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi perbankan secara mandiri oleh pengguna melalui perangkat elektronik.
N.  JakOne Pay adalah uang elektronik berbasis server yang memanfaatkan aplikasi di smartphone untuk melakukan transaksi perbankan.
O.   Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa Bank.
P.   Mobile Network Operator adalah penyedia layanan komunikasi nirkabel yang memiliki atau mengontrol semua elemen yang diperlukan untuk menjual dan memberikan layanan kepada pengguna telepon seluler.
Q. Nomor JakOne Mobile adalah nomor telepon seluler pengguna yang didaftarkan pada aplikasi JakOne Mobile dengan transaksi menggunakan mata uang Rupiah.
R.   OTP (One Time Password) adalah password dinamis yang dikirimkan ke nomor telepon seluler pemilik JakOne Mobile melalui Short Message Service (SMS).
S.   User ID (user identification) adalah nama atau identitas yang digunakan oleh Pengguna pada layanan e-channel.
T. Password adalah karakter yang hanya diketahui oleh Pengguna yang dibuat pada saat pendaftaran JakOne Mobile.
U. Pembelian adalah layanan transaksi pembelian melalui aplikasi JakOne Mobile yang didebet langsung dari saldo rekening nasabah.
V.  Pengguna adalah Pemegang JakOne Mobile dan JakOne Pay.
W. PIN (Personal Identification Number) adalah nomor identifikasi pribadi yang dibuat pada saat awal pendaftaran JakOne Mobile, yang bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh Pengguna serta harus dicantumkan/dimasukkan oleh Pemegang JakOne Mobile di telepon seluler pada saat menggunakan layanan.
X. Sim Card adalah identitas pelanggan provider telekomunikasi yang digunakan dengan peralatan seluler (telepon seluler).
Y. Tabungan Monas iB Wadiah Online merupakan Tabungan Syariah yang menggunakan Akad Wadiah (Titipan). 
Z.  Tarik tunai adalah salah satu layanan perbankan berupa penarikan secara tunai tanpa kartu oleh Penguna JakOne Mobile melalui ATM.
aa. Telepon seluler adalah perangkat komunikasi seluler yang dipakai Pengguna untuk mengakses rekening JakOne Mobile dan/ata JakOne Pay. Termasuk di dalamnya jaringan operator jasa seluler yang digunakan oleh Pengguna.

II.      PERSYARATAN DAN TATA CARA

A. Untuk mengakses layanan JakOne Mobile, Pengguna harus melakukan download dan install aplikasi JakOne Mobile terlebih dahulu pada smartphone, melalui Google Play/App Store.
B. Aplikasi  JakOne Mobile yang sudah ter-install harus didaftarkan terlebih dahulu melalui smartphone, dengan mendaftarkan nomor telepon seluler yang digunakan pada smartphone. Nomor telepon seluler yang digunakan adalah seluruh nomor telepon seluler dengan operator di Indonesia baik pasca bayar maupun pra bayar. Nomor telepon seluler yang didaftarkan selanjutnya menjadi nomor rekening JakOne Mobile.
C. Setiap nomor telepon seluler yang didaftarkan hanya dapat digunakan/dipakai untuk 1 (satu) nomor rekening JakOne Mobile.
D. Registrasi Pengguna dilakukan dengan Aplikasi berbasis Mobile. Pengguna Wajib mempunyai smartphone dan memiliki nomor telepon seluler yang aktif dan valid agar dapat menerima SMS yang dikirim oleh Bank.  
E. Setiap Perangkat telepon seluler hanya dapat digunakan untuk 1 (satu) akun JakOne Mobile.
F. Nasabah yang telah membuka rekening tabungan secara online dan melakukan penggantian device atau telepon seluler hanya dapat mengakses atau Log In ke aplikasi JakOne Mobile miliknya menggunakan User ID dan Password yang telah dimiliki nasabah.
G.

Persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat mendaftar JakOne Mobile :

1. Berusia 17 (tujuh belas) tahun atau lebih dan/atau sudah menikah;

2. Cakap hukum (dapat melakukan tindakan hukum termasuk menandatangani perjanjian, mengikatkan diri dengan Bank serta turutannya); dan

3. Merupakan Warga Negara Indonesia.

H

Syarat & Ketentuan Tabungan Monas IB Wadiah Online adalah sebagai berikut:

Data Ringkasan Informasi Produk

Tabungan Monas iB Wadiah Online 

Tabungan Syariah yang menggunakan Akad Wadiah Yad Dhamanah

Jenis Produk

Tabungan

Akad Wadiah Yad Dhamanah

Kesepakatan Penitipan Uang dari Nasabah (Penitip) kepada Bank (Penerima Titipan) dengan ketentuan, Bank menjamin bahwa dana tersebut dapat ditarik kembali oleh Nasabah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku di Bank. Prinsip Akad Wadiah yang digunakan adalah Wadiah Yad Dhamanah, dimana Bank dapat memanfaatkan/menggunakan uang yang dititipkan Nasabah dan menjamin untuk mengembalikan titipan uang tersebut secara utuh setiap saat nasabah menghendakinya.

Biaya-Biaya

Setoran Awal

Rp 0,-

Saldo Minimum

Rp 5.000,-

Biaya Administrasi

Rp 0,-

Biaya Kartu ATM 

Rp 0,-

Biaya Rekening Dormant

Rp 5.000,-

Biaya Dibawah Saldo Minimum

Rp 0,-

Biaya Tutup Rekening

Rp 25.000,-

Limit dan Transaksi

Limit Transaksi harian JakOne Mobile :

Untuk Kartu Reguler/Hijau

JakOne Mobile :

Transfer On Us   = Rp 100.000.000,-

Transfer Off Us   = Rp 10.000.000,-

Biaya Administrasi : Rp 0,-

Biaya Kartu Digital: Rp 0,-

 

Kartu Gold :

JakOne Mobile

Transfer On Us   = Rp 100.000.000,-

Transfer Off Us   = Rp 25.000.000,-

Biaya Administrasi : Rp 0,-

Biaya Kartu Digital: Rp 0,-

Kartu Platinum

JakOne Mobile

Transfer On Us   = Rp 100.000.000,-

Transfer Off Us   = Rp 100.000.000,-

Biaya Administrasi : Rp 0,-

Biaya Kartu Digital: Rp 0,-

Ketentuan Umum Pembukaan Rekening Tabungan Monas iB Wadiah Online dapat diakses melalui website Bank DKI ; https://bit.ly/tabunganmonassyariahonline

I.

Ketentuan Akad Wadiah:

Sehubungan dengan pembukaan rekening Rekening Tabungan Monas iB Wadiah Online, maka Bank (penerima titipan) dan Nasabah (penitip) telah saling sepakat dan dengan ini saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain serta setuju untuk mematuhi dan melaksanakan Akad Wadiah dengan prinsip Yad Dhamanah sebagai berikut :

  1. Nasabah menitipkan dana kepada Bank DKI dan Bank DKI dapat mengelola dana tersebut;
  2. Bank menerima dan bersedia mengelola Dana pada rekening yang diserahkan oleh Nasabah dengan menggunakan prinsip Wadiah (Titipan);
  3. Nasabah memberikan kewenangan pada Bank DKI untuk dapat memanfaatkan, mengelola, dan menyalurkan dana yang dititipkan tersebut sesuai dengan Prinsip Syariah serta menjamin bahwa dana tersebut dapat ditarik kembali oleh Nasabah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku di Bank (prinsip Wadiah Yad Dhamanah);
  4. Nasabah sepakat untuk menitipkan minimum dana/saldo minimum pada rekening sesuai ketentuan Bank yang berlaku;
  5. Para Pihak sepakat bahwa jumlah Dana dari waktu ke waktu akan berubah sesuai dengan transaksi yang dilakukan atas rekening dimaksud huruf i.1 dan i.2, dan mutasi atas terdokumentasi dan dapat, baik berupa statement rekening koran yang dicetak sendiri oleh Nasabah dengan mendatangi Kantor Cabang/Capem/Kantor Kas penerbit.
J.

Penggunaan Prinsip Akad Syariah lainnnya disepakati sebagai berikut :

  1. Untuk Jasa Transfer, Jasa Pembayaran dan Jasa lainnya disepakati menggunakan Akad Wakalah Bi Ujroh.;
  2. Untuk Layanan Kartu ATM, JakOne Mobile, Layanan Mesin ATM dan Layanan Lainnya disepakati menggunakan Akad Ijarah.;
  3. Untuk Pembelian Barang/Paket Jasa dan/atau produk digital, disepakati menggunakan Akad Samsarah.;
K.  Pembukaan rekening tabungan melalui JakOne Mobile dilakukan menggunakan verifikasi E-KYC.
L.   JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay dapat digunakan untuk bertransaksi di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan Bank.
M.   Pengguna dapat melakukan transaksi sepanjang saldo yang ada di dalam JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay mencukupi.
N.   Batas maksimum transaksi dalam 1 (satu) bulan kalender adalah Rp20.000.000,- (dua puluh juta Rupiah) yang dapat disesuaikan berdasarkan ketentuan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.
O.   Bank berhak sewaktu-waktu untuk melakukan perubahan fitur layanan, manfaat serta biaya dan lain-lain terkait dengan JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay dengan syarat dan ketentuan yang akan diberitahukan melalui media pengumuman dan informasi yang lazim digunakan oleh Bank (segala perubahan akan disampaikan kepada Pengguna minimal 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan dimaksud).
P.  Pada proses pendaftaran, informasi KTP (foto KTP) harus diajukan kepada Bank menggunakan kamera smartphone pada Aplikasi Mobile.
Q. Nasabah wajib mencantumkan alamat e-mail pada saat pendaftaran akun.
R. Bank akan memproses akun pengguna setelah proses pendaftaran diselesaikan, dan selanjutnya lakukan pengisian saldo (top up) melalui layanan yang tersedia dan akun sudah dapat bertransaksi setelah Bank melakuan verifikasi sesuai dengan ketentuan Bank dan hukum serta perundangan yang berlaku.
S.  Semua transaksi yang dilakukan Pengguna/Nasabah akan dibebankan sebagai pemakaian dalam mata uang Rupiah.
T. Dalam hal Pengguna/Nasabah melakukan pemindahan/penarikan dana melalui ATM dalam mata uang yang berbeda dari Rekening yang dimiliki, Bank berhak untuk melakukan konversi dengan menggunakan kurs mata uang yang berlaku pada saat konversi dilakukan. Nasabah menyadari dan memahami risiko atas transaksi tersebut salah satunya namun tidak terbatas pada risiko fluktuasi nilai tukar sehubungan dengan konversi mata uang yang dilakukan Bank.
U. Nasabah memahami dan mengetahui segala risiko yang timbul atas perintah menjalankan transaksi dari nasabah kepada Bank adalah benar dan telah sesuai, sepanjang dapat dibuktikan bahwa risiko yang timbul bukan berasal dari kesalahan Bank, maka segala risiko melekat pada Nasabah.
V. Pendebitan dan pengkreditan rekening dilakukan dengan penyetoran/penarikan tunai, transfer dana masuk/keluar, transaksi kartu debit, atau dengan cara serupa lainnya yang disediakan oleh Bank, yang akan dijalankan berdasarkan perintah dari Nasabah.
W. Penutupan rekening dapat dilakukan Nasabah dengan cara mengunjungi Kantor Cabang Bank.
X. Nasabah dapat mengambil kartu fisik pada cabang yang telah ditentukan, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Y. Bank berhak/berkewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan terkait jasa keuangan untuk melakukan penundaan transaksi, penutupan hubungan usaha, menutup, memblokir, melakukan penolakan transaksi atau membekukan rekening Nasabah di Bank jika:

1.   Salah satu rekening yang dimiliki Nasabah telah disalahgunakan, terdapat dugaan tindak pidana, mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pihak lain, dan/atau Bank.

2.    Nasabah memberikan data/informasi yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan data/informasi palsu, dan/atau tidak bersedia memberikan data/ informasi apapun yang diminta oleh Bank sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku. Bank akan berupaya untuk menghubungi Nasabah dalam hal ini. Jika rekening Nasabah akan dilakukan penutupan hubungan usaha/ditutup oleh karena alasan di atas, Nasabah diwajibkan untuk menarik saldo yang tersisa, atau mentransfer dana tersebut ke rekening di bank lain sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku di Bank. Bank akan menyampaikan alasan penolakan, kecuali diatur lain oleh peraturan perundang-undangan.

Z.

Rekening hanya dapat ditutup/dicairkan dan saldo yang tersisa akan dibayarkan kepada pihak yang ditunjuk/pewaris hak yang sah sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku serta persyaratan yang ditetapkan oleh Bank, jika Nasabah:

1.       Meninggal dunia;

2.       Di bawah perwalian karena alasan tertentu;

3.       Tidak memiliki hak untuk mengatur, mengelola, atau memiliki kekayaan.

aa.

FAQ (Frequently Asked Questions) dapat dilihat pada website Bank DKI

 III.      MANFAAT DAN RISIKO

A. Manfaat

 

1.       JakOne Mobile sebagai solusi atas pembayaran non tunai/cashless.

2.        Compatible dengan semua jenis telepon seluler berbasis Android dan iOS Apple.

3.       Kemudahan bertransaksi dalam gengaman.

4.       Pembayaran transaksi dapat dilakukan secara non tunai.

5.       Nomor rekening mudah diingat karena menggunakan nomor telepon seluler yang didaftarkan pada Bank.

B. Risiko

  1. Pengguna wajib memastikan setiap instruksi yang jalankan oleh Pengguna tidak bertentangan dengan ketetapan dan peraturan hukum yang berlaku dan Pengguna memahami bahwa segala pelanggaran terhadap hal tersebut dapat berakibat pada kerugian di sisi Pengguna maupun Bank baik karena disebabkan oleh gugatan, tuntutan atau perlawanan dalam bentuk apapun dari pihak lain. 
  2. Pengguna wajib memastikan seluruh data dan informasi yang diberikan pada Bank telah benar, akurat dan lengkap. Tanggung jawab Bank tidak mencakup atas dampak apapun yang dapat disebabkan oleh kelalaian, ketidaklengkapan atau ketidakjelasan data dan/atau instruksi yang diberikan oleh Pengguna.
  3. Seluruh transaksi yang menggunakan JakOne Mobile, data dan/atau instruksi yang diberikan Pengguna akan dianggap benar dan valid untuk dieksekusi/diproses oleh Bank.
  4. Pengguna memberikan hak dan kewenangan kepada Bank untuk tidak menjalankan/memproses instruksi Pengguna meliputi, tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:
    a. saldo rekening Pengguna tidak mencukupi;
    b. tidak dapat memenuhi ketentuan terkait APU & PPT;
    c. diduga dan/atau patut diduga menggunakan dokumen palsu;
    d. memiliki sumber dana transaksi yang diketahui dan/atau patut diduga berasal dari hasil tindak pidana;
    e. rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir;
    f. Bank memiliki dugaan adanya tindakan fraud atau tindak pidana.
  5. Apabila terjadi sengketa antara Pengguna dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran atau transfer pada siapapun hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau hingga memperoleh putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
  6. Bank berhak menghentikan sementara layanan melalui JakOne Mobile untuk periode yang telah ditentukan untuk tujuan pemeliharaan, dan tujuan lainnya yang dianggap sah oleh Bank, dengan pemberitahuan sebelumnya pada Nasabah/Pengguna hal mana telah menjadi pertimbangan yang wajar bagi Nasabah/Pengguna terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas layanan Bank.
  7. Bank berhak untuk memperbaharui, memodifikasi atau mengubah situs web atau perangkat lunak apapun (termasuk JakOne Mobile atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk melakukan transaksi sewaktu-waktu, semata-mata untuk tujuan meningkatkan perlindungan keamanan pengguna, serta layanan Bank.
  8. Pembaharuan/pengkinian versi dari aplikasi (mobile app) merupakan upaya Bank dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan serta layanan perbankan bagi pengguna.Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Dalam hal Pengguna gagal untuk memperbaharui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak dapat memberikan jaminan dalam bentuk apapun atas akibat/risiko yang ditimbulkan.

 IV.      INFORMASI KEAMANAN

A. Informasi keamanan berupa Nama Pengguna, User ID, PIN, Password/Kata Sandi, OTP, kode QR, dan PIN akan dibutuhkan untuk log-in, aktivasi perangkat dan mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Pengguna, Pengguna harus menjaga dan merahasiakan serta memastikan untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat. Kelalaian Pengguna dalam menjaga, dan merahasiakan informasi keamanan akan berisiko baik secara langsung maupun tidak langsung kepada Pengguna.
B. Informasi keamanan menjadi rahasia dan di bawah tanggung jawab Pengguna. Informasi tersebut memiliki keberlakuan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Pengguna, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi eksplisit oleh Pengguna agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking.
C. Pengguna memahami risiko dan bertanggungjawab terhadap informasi keamanan terkait penggunaan JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay, termasuk kewaspadaan terhadap adanya penyalahgunaan dari pihak lain.
D.

Pengguna/Nasabah bertanggungjawab dengan memperhatikan setiap ketentuan dalam uraian syarat dan ketentuan ini atas segala kerugian yang terjadi (baik secara sengaja atau tidak sengaja), sepanjang kondisi tersebut di luar dari kewenangan dan kekuasaan Bank, maka Bank tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban, termasuk timbulnya kerugian karena sebab-sebab peristiwa berikut:

  1. Pelanggaran ketentuan Bank oleh Pengguna/Nasabah terkait penggunaan fasilitas Bank yang meliputi namun tidak terbatas pada Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking;
  2. Terjadinya suatu proses akses yang tidak terotorisasi dan/atau penggunaan dari perangkat elektronik secara tidak sah sepanjang dapat dibuktikan bukan merupakan kesalahan Bank;
  3. Penggunaan fitur dalam JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay oleh pihak lain yang diperoleh ketika Pengguna telah Sign In aplikasi JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay.
  4. Akses ke JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay oleh pihak lain selain Pengguna/Nasabah;
  5. Segala kejadian di luar pengendalian Bank atau karena penggunaan yang tidak wajar.
 
E. Bank akan mengajukan proses verifikasi yang memenuhi standar Bank untuk memungkinkan Nasabah melakukan transaksi keuangan dan/atau non keuangan.
F. Pengguna menyetujui untuk membebaskan Bank dari kerugian, tanggung jawab, klaim dan biaya (termasuk biaya hukum) yang mungkin terjadi dalam kaitannya dengan pelaksanaan instruksi pengguna kepada Bank, sepanjang  Bank telah melaksanakan instruksi pengguna dan sesuai dengan batasan-batasan kewenangan dan kekuasaan  berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pengguna.
G.  Pengguna bertanggungjawab atas peralatan dan install perangkat lunak yang diperlukan untuk dapat mengakses Aplikasi JakOne Mobile dengan segala risiko yang telah dipahami dan dimengerti oleh Pengguna.

 

H.  Pengguna juga bertanggungjawab atas kinerja dan keamanan (termasuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah penggunaan atau akses yang tidak sah) dari setiap peralatan yang digunakan oleh Pengguna untuk mengakses JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay.
I. 

JakOne Pay bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, data yang gagal atau terkorupsi, virus, bug dan/atau perangkat lunak yang berbahaya dan/atau perangkat lunak yang tidak diizinkan oleh penyedia layanan telekomunikasi, atau produsen atau vendor dari peralatan yang relevan dan memahami sepenuhnya risiko atas hal tersebut terhadap kemungkinan penyalahgunaan akses JakOne Mobile oleh pihak-pihak yang tidak berwenang, termasuk:

  1. Penggunaan komputer pribadi Pengguna, perangkat mobile dan/atau terminal Pengguna lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru;
  2. Memastikan bahwa Pengguna tidak menggunakan aplikasi yang illegal/diperoleh secara illegal atau memodifikasi perangkat seluler dan/atau peralatan lainnya, atau menginstal aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware.
J.  Pengguna telah memahami dan bertanggungjawab atas risiko kerugian dan dampak hukum yang muncul disebabkan oleh pelanggaran ketentuan penarikan dana, serta membuat daftar Nasabah yang termasuk dalam DHN yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
K.  Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay, Pengguna/Nasabah memahami bahwa seluruh aktifitas komunikasi dan instruksi dari Pengguna/Nasabah yang diterima oleh Bank terekam secara jelas dan pasti secara digital dan dapat dipergunakan sebagai alat bukti di Pengadilan, meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani.

V.      PEMBUKUAN

A. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh rekening Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
B. Bank akan menerbitkan bukti transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada informasi transaksi yang dapat diunduh oleh Pengguna/Nasabah dari Aplikasi JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay dan saluran lain yang ditentukan oleh Bank.
C. Jika dalam jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak diterimanya informasi/notifikasi transaksi dari Bank kepada Pengguna/Nasabah tidak terdapat sanggahan, maka informasi/notifikasi transaksi tersebut dianggap setuju/benar/valid.
D.

Catatan setiap transaksi yang terdapat pada Bank berlaku dan mengikat dalam hal terjadi perselisihan, kecuali Pengguna/Nasabah dapat membuktikan bahwa kesalahan terjadi pada Bank.

 

VI.      BIAYA, BONUS & PAJAK

A.

Bank berhak untuk mendebit akun JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay atau rekening tabungan Syariah Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam Tabel Biaya dan Tarif yang dapat ditemukan dalam Web site Bank dan/atau Aplikasi JakOne Mobile. Tabel Biaya dan Tarif berisi informasi mengenai jumlah biaya untuk hal-hal spesifik, dapat dilihat pada website Bank DKI.

B. Bonus adalah pemberian yang bersifat tidak mengikat dan bertujuan agar Nasabah loyal kepada Bank. Bank dengan kebijakannya dapat memberikan bonus kepada Nasabah yang akan diberikan setiap akhir bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank.
C. Pajak Penghasilan (PPh) yang dikenakan kepada nasabah terhadap bonus yang didapat, besarnya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
D. Informasi lebih lanjut terkait biaya dapat diperoleh dengan menghubungi Call Center 1500-351 dan Kantor Cabang Bank.

VII.      JAMINAN PEMERINTAH

 

Dana yang tersedia sebagai simpanan dalam rekening nasabah dijamin dalam program penjaminan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh LPS.

VIII.      HUKUM DAN YURISDIKSI YANG BERLAKU

A. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
B. Bank dan Pengguna/Nasabah menyetujui akan melakukan upaya terbaik untuk menyelesaikan segala permasalahan dengan damai dan musyawarah untuk mufakat.
C. Apabila perbedaan pendapat/perselisihan tersebut di atas tidak dapat diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat, maka Bank memberikan informasi terkait upaya penyelesaian sengketa dilakukan melalui pengadilan atau diluar pengadilan.
D.

Penyelesaian sengketa diluar pengadilan dilakukan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa yang terdaftar dalam daftar Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa yang berdasarkan prinsip Syariah yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan..

 
E. Apabila Bank dan Pengguna/Nasabah menghendaki penyelesaian sengketa melalui jalur Pengadilan dan untuk tujuan ini, Bank dan Pengguna/Nasabah setuju untuk menunjuk Kantor Panitera Pengadilan Agama Jakarta Pusat.  
F. Bank dan Nasabah sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 Hukum Perdata berkaitan dengan dimintakannya keputusan hakim dalam hal timbulnya hak atau kewajiban bagi Bank untuk melakukan penutupan hubungan usaha dan/atau menutup rekening karena sebab-sebab yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan Layanan ini maupun karena sebab-sebab yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan..

IX.      PERNYATAAN DAN WEWENANG

A. Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap data, deskripsi dan tanda tangan Pengguna/Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Pengguna/Nasabah, serta dokumen lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Pengguna/Nasabah, serta seluruh instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Pengguna/Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Pengguna/Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Pengguna/Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. Pengguna/Nasabah diwajibkan untuk segera memberikan notifikasi pada Bank atas seluruh perubahan nama, alamat, nomor telepon, NPWP dan hal lain yang menyimpang/berbeda dari data/deskripsi yang sebelumnya diberikan oleh Pengguna/Nasabah pada Bank terkait Rekening Pengguna/Nasabah. Kelalaian Pengguna/Nasabah dalam memberitahukan perubahan tersebut pada Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pengguna/Nasabah..
B.

Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan bahwa:

  1. Bank berhak untuk melakukan pengujian terhadap validitas data yang diberikan oleh Pengguna/Nasabah pada Aplikasi Pembukaan Rekening atau aplikasi untuk mengikuti fasilitas/layanan Bank atau aplikasi serupa; dan berhak untuk meminta data tambahan yang dibutuhkan oleh Bank.
  2. Bank telah memberikan penjelasan memadai mengenai karakteristik produk Bank yang akan digunakan dan Pengguna/Nasabah telah memahami seluruh konsekuensi dari penggunaan produk Bank tersebut, termasuk keuntungan, risiko, biaya yang ditimbulkan terkait dengan produk.
C. Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan memberikan wewenang pada Bank untuk mendebit langsung dana dari rekening Pengguna/Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
D.

Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan memahami dan menyetujui bahwa Bank berhak untuk melakukan penundaan transaksi, memblokir dan/atau menutup rekening, penutupan hubungan usaha dan/atau layanan/fasilitas perbankan pengguna/nasabah apabila:

  1. Bank memahami dan memiliki alasan yang memadai untuk menyatakan bahwa telah terjadi tindakan fraud  atau tindak pidana yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah.
  2. Pengguna/Nasabah memberikan data yang tidak sesuai/tidak valid / tidak lengkap pada Bank.
  3. Terdapat permintaan tertulis dari instansi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kantor Pajak atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan hukum dan Peraturan Perundangan-undangan yang berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Pengguna/Nasabah kepada Bank.
 
E.

Penggunaan Data Pribadi:

  1. Pengguna/Nasabah setuju untuk mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan data pribadi Pengguna/Nasabah untuk tujuan pengaturan. Jika Bank bermaksud membagikan data Pengguna/Nasabah dengan pihak eksternal untuk tujuan pemasaran, Bank harus terlebih dulu mendapatkan persetujuan dari Nasabah tersebut.
  2. Pengguna/Nasabah mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan data pribadi Pengguna/Nasabah dengan pihak eksternal untuk tujuan pemasaran.
F.

Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Pengguna/Nasabah memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi JakOne Mobile dan/atau JakOne Pay, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggungjawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening, kartu debit, dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apapun.

G. Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan bersedia dikunjungi dan/atau dihubungi oleh Bank melalui sarana komunikasi pribadi Pengguna/Nasabah, untuk menyampaikan informasi (termasuk produk dan/atau layanan), pada hari Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00-20.00 waktu setempat.
H. Dalam hal terdapat tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal. Sepanjang kondisi tersebut diluar dari kewenangan dan kekuasaan Bank, maka Bank tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban.
I. Pengguna/Nasabah dengan ini menyatakan akan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan, yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan baik berbentuk digital maupun non digital serta turutannya, yang akan diterima oleh Pengguna/Nasabah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
J.

Seluruh wewenang yang diberikan oleh Pengguna/Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan tersebut diberikan dengan hak substitusi, dan wewenang yang diberikan kepada Bank sehubungan dengan biaya-biaya dan transaksi perbankan yang dilakukan merupakan wewenang yang sah dan tidak akan berakhir selama Pengguna/Nasabah masih memiliki kewajiban terhadap Bank Dalam hal pengakhiran Kuasa terjadi karena kehendak Pengguna/Nasabah maka berlaku ketentuan sebagai berikut:

  1. Mengajukan secara tertulis perihal permohonan rencana pencabutan Kuasa kepada Bank.
  2. Bank akan memastikan terlebih dahulu bahwa tidak terdapat kewajiban dari Pengguna/Nasabah yang belum terselesaikan dengan Bank termasuk pada biaya-biaya yang belum di debet.
K. Pengguna/Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Pengguna/Nasabah dan Pengguna/Nasabah terikat dengan perubahan di masa mendatang tersebut.

X.      KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE)

A.

Yang dimaksud dengan force majeure dalam Syarat dan Ketentuan adalah kejadian-kejadian yang terjadi di luar kemampuan dan kekuasaan Para Pihak sehingga mempengaruhi pelaksanaan Syarat dan Ketentuan antara lain namun tidak terbatas pada:

  1. Gempa bumi, angin topan, banjir, tanah longsor, gunung meletus dan bencana alam lainnya;
  2. Perang, demonstrasi, huru-hara, terorisme, sabotase, embargo, dan pemogokan massal;
  3. Kebijakan ekonomi dari Pemerintah yang mempengaruhi secara langsung terhadap pelaksanaan Syarat dan Ketentuan;
  4. Keadaan-keadaan lainnya yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada Peraturan Bank Indonesia No. 14/23/PBI/2012 tentang Transfer Dana beserta seluruh perubahan, penjelasannya dan peraturan pelaksanaannya dari waktu ke waktu.
B.

Dalam keadaan force majeure Pihak yang mengalami force majeure tersebut wajib memberitahukan secara tertulis kepada Pihak lainnya selambatnya 7 (tujuh) hari kalender sejak terjadinya force majeure tersebut.

C. Apabila pihak yang mengalami force majeure tersebut lalai untuk memberitahukan kepada Pihak lainnya dalam kurun waktu sebagaimana dimaksud dalam huruf B Ketentuan ini, maka seluruh kerugian, risiko dan konsekuensi yang mungkin timbul menjadi beban dan tanggung jawab Pihak yang mengalami force majeure tersebut.
D.

Kejadian force majeure dapat dijadikan dasar perpanjangan waktu pelaksanaan kewajiban oleh Pihak yang mengalami force majeure dan karenanya membebaskan Pihak yang mengalami force majeure tersebut dari sanksi keterlambatan dalam melaksanakan kewajiban yang semestinya dipenuhi.

 
E. Dalam hal force majeure terjadi secara terus menerus, maka Pihak yang tidak mengalami force majeure dapat memilih apakah akan tetap meneruskan atau mengakhiri Syarat dan Ketentuan. Apabila Pihak yang tidak mengalami force majeure berkehendak untuk menghentikan Syarat dan ketentuan, maka kehendak tersebut harus diberitahukan secara tertulis kepada Pihak yang mengalami Force Majeure dalam waktu yang dianggap baik oleh Pihak yang tidak mengalami force majeure..

XI.      PERTANYAAN DAN PENGADUAN

A.

Nasabah dapat menghubungi Layanan Pelanggan untuk bertanya, mengajukan permintaan, dan/atau mengajukan pengaduan dengan menghubungi Call Center 1500-351. Jika nasabah ingin mengajukan pengaduan secara tertulis, nasabah harus menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.

B.

Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.

C. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.

XII.      KERJASAMA DENGAN PIHAK LAIN

   

Pengguna/Nasabah bersedia untuk menerima penawaran produk Bank DKI maupun produk lain yang bekerjasama dengan Bank DKI.

Syarat Dan Ketentuan ini telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Ketentuan Prinsip Syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

Syarat & Ketentuan pembukaan rekening tabungan syariah secara online merupakan bagian dari syarat dan ketentuan penggunaan aplikasi mobile banking PT Bank DKI (Layanan JakOne Mobile). Nasabah telah membaca, memahami dan setuju dengan Syarat dan Ketentuan yang telah dijelaskan pada bagian awal Syarat dan Ketentuan ini.

Tata Cara Aktivasi ATM Kartu Jakarta Pintar

A.ALUR TUGAS RESET PIN

   Proses Permohonan Reset & Request PIN dilakukan pada lokasi event Jakbook Fair pada tanggal 27 Juli 2015 sampai dengan 3 Agustus 2015

   1.  Customer Service menerima Pengaduan Nasabah dan melakukan Verifikasi data Nasabah (copy identitas). Customer Service mengisi dan menandatangani Aplikasi Formulir     

        Pengaduan Nasabah (FPN).
   2. Customer Service menyerahkan FPN kepada Petugas Koordinator untuk melakukan reset PIN.
   3. Setelah PIN selesai di Reset, Petugas Koordinator menandatangani FPN tersebut dan menyerahkan ke Customer Service.
   4. Customer Service menyampaikan ke Nasabah untuk konfirmasi PIN yang sudah di reset dan Nasabah menandatangani Berita Acara Penyerahan PIN tersebut.

B. ALUR TUGAS REQUEST PIN BARU

   1.  Customer Service menerima Pengaduan Nasabah dan melakukan Verifikasi data Nasabah (copy identitas). Customer Service mengisi dan menandatangani Aplikasi Formulir  Pengaduan Nasabah (FPN).
   2.  Customer Service menyerahkan FPN kepada Petugas Koordinator untuk melakukan cetak PIN Baru.
   3.  Petugas Koordinator menandatangani dan mengecek Lembar FPN, kemudian koordinasi kepada Petugas Card Center dengan menggunakan email/whatsapp untuk dilakukan pencetakan PIN baru di kantor pusat.
  4.  Petugas Cetak Pin Baru melakukan pencetakan di kantor Pusat dan mengirimkan kembali Nomor PIN kepada Koordinator menggunakan email/whatsapp.
  5.  Koordinator menyerahkan kepada Customer Service nomor PIN dengan menandatangani Berita Acara Penyerahan PIN.
  6.  Petugas Customer Service menyerahkan PIN kepada nasabah dengan menandatangani Berita Acara Serah Terima PIN ke Nasabah.
  7.  Petugas Customer Service melakukan PIN Delivered di Xcard dan membuat Form Aktivasi ATM untuk diserahkan ke Koordinator dilanjutkan ke petugas aktivasi ATM.

C.

 

Ketentuan Umum Pembukaan Rekening Bank DKI - Konvensional

Dengan ini, saya/kami sebagai pemohon, selanjutnya disebut "Nasabah" menyatakan SETUJU atas semua ketentuan Pembukaan Rekening yang berlaku di PT.  Bank DKI yang selanjutnya disebut "Bank", sebagai berikut:

I.               REKENING

1.        Rekening adalah catatan pembukuan Bank atas produk simpanan yang dibuka oleh Nasabah pada Bank baik dalam Rupiah atau mata uang asing atas dasar permohonan tertulis dari Nasabah dan atau melalui permohonan nasabah melalui sistem e-Banking milik Bank menurut tata cara dan Persyaratan yang tercantum baik dalam ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening ini maupun dalam ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening melalui Elektronik Banking (e-Banking)

2.            Dalam hal Rekening dibuka dengan mata uang maka Bank tidak bertanggung jawab  atas perubahan nilai mata uang terhadap Rupiah.

3.             Jenis-jenis Rekening adalah: Tabungan, Giro, Deposito.

4.         Pengertian Rekening sebagaimana dimaksud pada butir I.1 mencakup Rekening Gabungan yaitu Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu Nasabah yang dapat terdiri dari gabungan orang pribadi. Perjanjian pembukaan Rekening Gabungan dituangkan dalam perjanjian tersendiri dan wajib pula ditandatangani oleh seluruh Nasabah anggota Rekening Gabungan.

5.      Bilamana Nasabah membuka lebih dari satu Rekening pada Bank, baik pada satu kantor Cabang Bank maupun lebih, maka seluruh Rekening tersebut disetujui oleh Nasabah sebagai satu kesatuan. 

6.      Bank atas kebijakannya sendiri berhak menolak permohonan pembukaan rekening oleh nasabah dan memberitahukan kepada calon nasabah alasan penolakannya kecuali diatur lain oleh perundang-undangan.

 

II.             DATA NASABAH/CUSTOMER INFORMATION FILE (CIF)

A.         Dalam rangka penggunaan produk/fasilitas/jasa Bank, Nasabah menjamin bahwa semua dokumen dan keterangan yang diberikan kepada Bank, baik pada Aplikasi Pembukaan Rekening maupun pada aplikasi Customer Information File (CIF) adalah benar, lengkap, asli, sah, dan telah memenuhi seluruh peraturan yang berlaku.

B.       Bank berhak meminta informasi, data dan dokumen pendukung serta menatausahakan data profil Nasabah sesuai dengan kebutuhan dan peraturnan perundang-undangan yang berlaku.

C.           Nasabah wajib segera memberikan informasi, data dan dokumen dan/atau perubahannya kepada Bank sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.  Adapun perubahan tersebut efektif berlaku setelah diterima dan/atau disetujui Bank.

D.           Nasabah debgan ini menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat dari kelalaian/keterlambatan/tidak diberitahukannya perubahan sebagaimana diatur dalam butir II.3 tersebut kepada Bank.

E.            Data Nasabah (antara lain alamat, nomor telepon rumah/kantor/seluler) yang dipergunakan Bank adalah alamat dan nomor telepon yang tercatat terakhir di Bank.

 

III.          TRANSAKSI

1.          Transaksi adalah kegiatan pembukuan pada suatu Rekening termasuk penambahan saldo (penyetoran dana) dan pengurangan saldo (penarikan dana) pada Rekening nasabah yang pengaturannya mengacu pada ketentuan yang berlaku di Bank.

2.           Dana yang disetorkan/dipergunakan/ditransaksikan pada Bank tidak berasal dari/untuk tujuan tindak pidana pencucian uang (money laundering) yang dimaksud dalam UU No. 15 Tahun 2002 dan perubahan – perubahannya. Apabila ada indikasi pencucian uang tersebut, maka Bank berhak menolak memproses transaksi dan menindaklanjuti serta memblokir dana tersebut tanpa atau atas permintaan pejabat/instansi yang berwenang.

3.             Dalam rangka memenuhi perundang-undangan yang berlaku maupun pertimbangan Bank sendiri, Bank berhak menunda menolak dan/atau membatalkan transaksi.

4.              Nasabah terikat pada perintah transaksi yang telah dibuat sehubungan dengan rekeningnya, dan tidak dapat meminita kepada Bank untuk membatalkan perintah yang telah dijalankan oleh Bank, baik sebagian atau seluruhnya.  Dalam hal pengiriman uang telah dijalankan, Bank hanya dapat membatalkannya sepanjang telah diperoleh persetujuan dari penerima dana.

5.          Dalam hal Nasabah meninggal dunia atau berada di bawah pengampuan atau pailit atau likuidasi atau merger maka hak kewajibannya beralih kepada ahli waris atau walinya atau penerus haknya.  Untuk itu kepada Bank harus ditunjukkan keterangan waris atau ketetapan wali dan atau dokumen lain terkait, sesuai dengan hukum yang berlaku.

6.           Bank berhak dan telah diberi wewenang untuk itu oleh Nasabah, untuk melakukan koreksi, mendebet atau melakukan hal lain yang dianggap perlu, atas rekening atau saldo rekening, jika terjadi kekeliruan transaksi atau perhitungan atas kesalahan operasional, atau hal lain yang memerlukan koreksi berdasarkan pertimbangan.

7.        Apabila terdapat perbedaan antara catatan pembukuan Bank dengan catatan yang ada pada Nasabah, maka nasabah dapat menyanggah dalam kurun waktu 7 hari setelah rekening koran diterima maka yang berlaku adalah catatan pembukuan Bank, dan dengan ini nasabah menyatakan, mengetahui, memahami, mengakui dan menerima bahwa catatan pembukuan Bank merupakan alat bukti yang sah dan mengikat Nasabah.

8.       Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala sesuatu menyangkut rekening , termasuk tetapi tidak terbatas pada warkat serta nomor kode rahasia untuk melakukan transaksi melalui ATM atau fasilitas Electronic Banking, agar tidak dipergunakan oleh pihak lain manapun.  Penggunaan oleh pihak yang tidak berhak dan segala akibat dan kerugian yang timbul tetap merupakan tanggung jawab dan risiko Nasabah sendiri.

9.          Nasabah harus segera pada kesempatan pertama memberitahukan kepada Bank disertai laporan kepada kepolisian setempat.  jika buku Cek/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu atau kode/nomor rahasia (termasuk PIN) dan/atau Bilyet Deposito hillang/dicuri. Atas pertimbangan Bank, Bank dapat menerbitkan penggantinya dengan mengenakan biaya.

10.           Bank dibebaskan dari tanggung jawab atas penggunaan secara melawan hak, pemalsuan, penyalahgunaan atau segala akibat yang timbut karena kehilangan atas buku Ce/Bilyet Giro, buku tabungan, kartu atau kode/nomor rahasia (temasuk PIN) dan bukti kepemilikan lainnya yang berhubungan dengan jenis rekening yang dimiliki oleh Nasabah.

11.          Bank yang diberi persetuguan dan kuasa dari Nasabah untuk  memberkan keterangan/data Nasabah, memblokir, menyerahkan atau mendebet, atas permintaan pejabat dan instansi yang berwenang sesuai ketentuan Undang-Undang atau peraturan Oforitas yang berlaku.

12.          Bank berhak untuk menblokir keluar atas saldo rekening dalam hal terdapat permintaan dari pihak-pihak yang oleh Undang-undang dimungkinkan untuk melakukan pemblokiran.

13.         Bank berhak untuk melakukan perjumpaan (kompensasi) hutang atau offset antara saldo rekening dengan kewajiban Nasabah kepada Bank.  Untuk itu dalam hal yang diperlukan dapat dituangkan dalam surat kuasa tersendiri dengan melakukan pemberitahuan sebelumnya.

14.         Segala korespondensi kepada Nasabah akan ditujukan kepada alamat yang tercatat pada Bank.  Perubahan alamat tidak berlaku jika pemberitahuannya secara tertulis berikut bukti pendukungnya belum diterima Bank, dan segala akibatnya tidak menjadi tanggung jawab Bank.

15.        Untuk penutupan rekening/pemutusan perjanjian para pihak sepakat mengesampingkan pasal 1266 KUH Perdata sepanjang mengenai pembatalan perlu persetujuan hakim dan pasal 1267 KUH Perdata sepanjang mengenai permintaan ganti rugi akibat pembatalan perjanjian.

16.     Perubahan pada rekening gabungan (dan, atau maupun dan/atau) termasuk perubahan contoh/spesimen tanda tangan maupun penutupan rekening hanya dapat dimintakan kepada Bank secara bersama-sama oleh Nasabah.  Pemberian keterangan oleh Bank kepada salah satu Nasabah dianggap telah cukup diterima oleh Nasabah lainnya.

17.         Bank akan menyampaikan pemberitahuan dalam hal terjadi perubahan status kantor, penutupan kantor, pemindahan kantor, penggabungan atau merger bank kepada nasabah yang berakibat terjadi perubahan ketentuan atau perubahan pengelolaan rekening oleh Bank.

18.            Penerimaan dana dianggap efektif jika telah dibukukan Bank dalam rekening kecuali dalam kebijakan khusus

 

IV.           BUNGA, PAJAK DAN BIAYA

1.          Pendapatan bunga yang diterima oleh Nasabah akan dikenakan pajak yang besarnya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

2.        Bank akan memberikan bunga bagi rekening yang besaran dan cara perhitungannya ditentukan Bank dari waktu ke waktu, kecuali bagi rekening dengan saldo di bawah yang ditetapkan Bank atau belum genap satu bulan dibuka.

3.         Ketentuan mengenai bunga yang diterima dan pajak atas bunga yang diterima serta biaya yang harus ditanggung oleh Nasabah yang terkait dengan produk/fasilitas/jasa Bank ditentukan oleh Bank, dan dapat berubah sewaktu-waktu, dengan pemberitahuan terlebih dahulu dari Bank kepada Nasabah melalui media resmi Bank paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan tersebut. Dengan ini, Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk sewaktu-waktu mendebet Rekening Nasabah untuk keperluan pajak dan biaya dimaksud.

4.        Bank berhak mengenakan biaya administrasi bulanan atas rekening, beberapa jenis transaksi yang dilakukan Nasabah, pengganti buku, kartu dan sebagainya, yang besar dan kondisinya ditentukan Bank dari waktu ke waktu dan akan diinformasikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya perubahan tersebut.

 

V.             NASABAH MENINGGAL DUNIA/PAILIT/DIBUBARKAN

1.        Dalam hal Nasabah meninggal dunia atau dinyatakan pailit atau diletakkan dibawah pengawasan pihak yang ditunjuk itu, Bank sewaktu-waktu berhak untuk memblokir rekening dan hanya akan mengalihkan hak atas rekening kepada ahli waris atau pihak yang sah yang ditunjuk sesuai ketentuan Bank maupun perundang-undangan yang berlaku di Bank.

2.    Bank berhak meminta dokumen yang dapat diterima sebagai bukti yang sah bagi Bank yang terkait kedudukan ahli waris atau pihak yang ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam butir V.1.

3.    Atas pengalihan/penyerahan hak nasabah kepada ahli waris atau pihak yang ditunjuk tersebut, dengan ini Bank dibebaskan dari segala akibat hukum dan tuntutan yang timbul dikemudian hari.

4.     Ketentuan terkait dengan nasabah meninggal dunia/pailit mengacu pada ketentuan umum yang berlaku di Bank.

 

VI.           KEHILANGAN DAN PENYALAHGUNAAN REKENING/FASILITAS BANK LAINNYA

1.      Dalam hal bukti kepemilikan Rekening hilang, maka Nasabah wajib memberitahukan kepada Bank, melalui Kantor Cabang terdekat selama jam kerja dengan disertai dengan surat keterangan hilang dari kepolisian.

2.     Dalam hal kartu ATM atau perangkat fasilitas Transaksi Bank melalui sarana elektronik/e-Banking, maka Nasabah wajib memberitahukan kepada Bank, melalui Kantor Cabang Bank DKI terdekat atau Call Center Bank DKI di 1-500-351.

3.     Bank akan segera melakukan pemblokiran atas Rekening dan/atau kartu ATM dan/atau penggunaan fasilitas e-Banking berdasarkan laporan Nasabah apabila terindikasi terjadi penyalahgunaan rekening yang dilengkapi dengan surat keterangan hilang dari kepolisian sebagaimana dimaksud dalam butir V.1 diatas.

4.    \Nasabah bertanggung jawab terhadap setiap transaksi yang terjadi sebelum diterimanya laporan kehilangan bukti kepemilikan Rekening dan/atau fasilitas lainnya dari Nasabah.

5.     \Bank berhak sesuai dengan pertimbangannya sendiri untuk tidak menerbitkan penggantian bukti kepemilikan Rekening yang dilaporkan hilang apabila Bank mencurigai adanya suatu keganjilan atau itikad tidak baik dari hilangnya bukti kepemilikan Rekening tersebut.

6.     Setiap penggantian bukti kepemilikan Rekening dan/atau fasilitas lainnya yang dilaporkan hilang, Nasabah akan dikenakan biaya administrasi yang besarnya ditentukan oleh Bank dengan terlebih dahulu memberitahukan kepada nasabah yang terkait.

7.   Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala tuntutan dan kerugian yang timbul karena kehilangan/pemalsuan dan/atau penyalahgunaan bukti kepemilikan Rekening dan/atau tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi/perangkat fasilitas lainnya, yang dilakukan oleh Nasabah atau pihak lainnya.

 

VII.        KETENTUAN PEMBUKAAN REKENING PRODUK DANA

A.    Tabungan

1.      Sebagai bukti kepemilikan Rekening Tabungan, Bank menerbitkan Buku Tabungan atau kartu Debit bank DKI atau bukti lainnya yang ditetapkan oleh Bank dan bukti tersebut harus dipegang/disimpan nasabah.

2.        Untuk pembukaan Tabungan, Nasabah harus melakukan setoran sebesar minimum nominal yang dipersyaratkan Bank sesuai jenis tabungannya yang tertuang pada media resmi Bank.

3.       Batas minimum dan tata cara setoran berikutnya ke Rekening Tabungan ditetapkan sesuai jenis tabungannya sebagaimana tertuang dalam media resmi Bank. Dalam hal penyetoran ditetapkan dengan cara pemindahbukuan secara otomatis setiap bulan dari Rekening Nasabah lainnya (rekening afiliasi) maka Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebetan secara langsung Rekening Nasabah setiap bulan pada tanggal dan jumlah berdasarkan pemintaan Nasabah. Bank tidak berkewajiban melaksanakan pendebetan jika saldo di rekening afiliasi tidak mencukupi.

4.       Nasabah wajib memelihara saldo minimum yang dipersyaratkan oleh Bank sesuai jenis tabungannya. Nasabah akan dikenakan denda yang besarnya ditentukan Bank apabila saldo Tabungan dibawah saldo minimum yang saat ini berlaku maupun apabila terdapat perubahan. Ketentuan mengenai saldo minimum dan pengenaan denda yang dikenakan tertuang dalam media resmi Bank. Perubahan nominal saldo minimum atau denda ditetapkan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah melalui media resmi Bank.

5.          Bank tidak akan memberikan laporan berkala mengenai kegiatan dan perhitungan saldo rekening. Dalam hal diterbitkan laporan maka Nasabah terikat dengan data pada laporan tersebut dan apabila menurut Nasabah data dimaksud tidak sesuai maka Nasabah akan memberitahukan hal ini kepada Bank dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak diterimanya laporan dari Bank.

6.      Kecuali transaksi dilakukan melalui ATM dan/atau fasilitas transaksi lainnya, penarikan dana dari rekening atau transaksi lainnya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan buku tabungan dan menandatangani slip penarikan yang disediakan dari Bank. Transaksi dapat dilakukan pada hari kerja Bank dan selama jam buka kas, dengan jumlah penarikan di bawah ketentuan maksimal per hari dan penyetoran di atas ketentuan minimal per hari sebagaimana ditetapkan Bank yang diberitahukan kepada nasabah.

7.       Terhadap jenis tabungan yang memiliki ketentuan batasan usia maksimum nasabah, maka dalam hal nasabah telah melewati batasan usia dimaksud, Bank berhak dengan ini melakukan konversi atas jenis tabungan tersebut ke jenis tabungan lainnya yang ditentukan oleh Bank dengan syarat dan ketentuan (antara lain fitur, bunga, biaya, dsb) mengikuti syarat dan ketentuan pada jenis tabungan setelah konversi. Pelaksanaan konversi oleh Bank sebagaimana dimaksud akan diberitahukan kepada nasabah dalam bentuk sarana apapun.

8.      Bank secara otomatis oleh system akan menutup rekening yang menunjukan saldo rekening yang menurut jenis tabungannya dan berdasarkan ketentuan yang berlaku di Bank harus ditutup.

 

B.    Deposito

1.      Untuk pembukaan Deposito, Nasabah harus melakukan setoran sebesar minimum nominal Deposito yang dipersyaratkan oleh Bank sebagaimana tertuang dalam media resmi Bank. Perubahan nominal setoran minimum ditetapkan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada nasabah melalui media resmi Bank.

2.          Bukti kepemilikan Rekening Deposito adalah Bilyet Deposito atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditetapkan oleh Bank.

3.          Bilyet Deposito atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditentukan oleh Bank tidak dapat dipindahtangankan.

4.      Bank akan memberikan bunga deposito yang besaran dan cara perhitungannya ditetapkan Bank dari waktu ke waktu, sesuai dengan jangka waktu yang dipilih. Bunga dihitung mulai tanggal valuta sampai tanggal jatuh tempo berdasarkan pada jumlah hari sebenarnya dengan dasar penetapan 1 tahun adalah 365 hari.

5.      Bank berhak tapi tidak diwajibkan untuk memperpanjang Deposito yang sudah jatuh tempo tanpa pemberitahuan kepada atau permintaan terlebih dahulu dari Nasabah/Deposan. Bagi Deposito yang diperpanjang tersebut, Bank akan menerbitkan advis perpanjangan yang hanya berlaku sebagai pemberitahuan dan tidak dapat dicairkan tanpa disertai bilyet asli atau media kepemilikan Deposito lainnya yang ditetapkan oleh Bank. Dan untuk Deposito yang diperpanjang secara otomatis bunga yang diberikan adalah bunga yang berlaku pada saat perpanjangan.

6.     Jika jangka waktu deposito tidak diperpanjang maka Nasabah/Deposan wajib memberitahukan kepada Bank sekurang-sekurangnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo deposito.

7.       Pencairan atas deposito dilakukan pada saat atau setelah jatuh tempo dengan menyerahkan bilyet asli atau media kepemilikan deposito lainnya yang ditetapkan oleh Bank kepada Bank. Biaya materai dan lainnya yang berkaitan dengan pencairan Nasabah/deposan.

8.          Bank dapat mengenakan pinalti yang besarnya ditentukan oleh Bank dan Bank tidak akan memberikan bunga atas deposito yang dicairkan sebelum jatuh tempo.

9.          Jika pencairan Deposito menggunakan mata uang yang berbeda dari Deposito, maka pencairan tersebut dilakukan bila mata uang tersedia dan dikenai biaya komisi sesuai ketentuan yang berlaku di Bank. Biaya komisi atau konversi mata uang adalah perubahan yang terjadi pada nilai tukar mata uang suatu Negara terhadap mata uang Negara lain dengan menggunakan kurs Telegraphic Transfer (TT) pada Bank.

 

C.    Giro

1.          Nasabah bertanggungjawab atas Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro termasuk blanko Cek dan/atau Bilyet Giro yang diperoleh dari Bank.

2.        Nasabah wajib menyediakan Dana yang cukup pada Rekening Giro atau Rekening Khusus paling kurang sebesar nilai nominal Cek dan/atau Bilyet/Giro yang masih beredar.

3.          Nasabah tidak akan melakukan Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong dengan alasan apapun.

4.          Nasabah akan dikenakan sanksi pembekuan hak penggunaan Cek danlatau Bilyet Gironya dan/atau dicantumkan identitasnya dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) jika melakukan Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong yang memenuhi kriteria DHN sebagaimana dimaksud pada Surat Edaran Bank Indonesia No.9/13/DASP poin IV.1 atau karena identitasnya telah dicantumkan dalam DHN oleh Bank lain.

5.     Nasabah wajib mengembalikan sisa blanko Cek dan/atau Bilyet Gironya kepada Bank jika hak penggunaan Cek dan/atau Bilyet Gironya dibekukan, identitas Nasabah dicantumkan dalam DHN, atau Rekening Giro ditutup atas permintaan sendiri.

6.         Nasabah wajib melaporkan pemenuhan kewajiban penyelesaian Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong yang pemenuhannya dilakukan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal penolakan.

7.       Rekening Giro Nasabah akan ditutup apabila yang bersangkutan melakukan penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong lagi dalam masa pengenaan sanksi DHN atau sebab-sebab lain yang telah diperjanjikan dalam pembukaan Rekening Giro.

8.       Nasabah wajib memelihara saldo minimum yang dipersyaratkan oleh Bank dan mengendapkan saldo pada Rekening dalam hal terjadinya penarikan cek kosong oleh Nasabah.

9.       Nasabah wajib mematuhi ketentuan-ketentuan yang mengatur mengenai Cek dan/atau Bilyet Giro, antara lain mengenai penandatanganan Cek dan/atau Bilyet Giro, pelunasan bea materai, serta Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro.

10.       Nasabah wajib segera menginformasikan kepada Bank jika terdapat perubahan identitas, antara lain perubahan nama, alamat, nomor telepon, dan/atau NPWP.

11.    Bank akan memberikan laporan berkala mengenai kegiatan dan perhitungan saldo Rekening. Nasabah terikat dengan data dalam laporan tersebut dan apabila menurut Nasabah data dimaksud tidak sesuai maka Nasabah akan memberitahukan hal ini kepada Bank dalam waktu 7 (tujuh) hari.

12.    Bank berhak mengenakan biaya administrasi bulanan atas rekening, beberapa jenis transaksi yang dilakukan Nasabah, pengganti warkat, kartu dan sebagainya, yang besar dan kondisinya ditentukan Bank dari waktu ke waktu dan akan diinformasikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

13.       Penarikan dana dari rekening atau transaksi lainnya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan dan menandatangani warkat yang disediakan oleh Bank.

14.     Transaksi dapat dilakukan pada hari kerja Bank dan selama jam kas buka, dengan jumlah penarikan di bawah ketentuan maksimal per hari dan penyetoran di atas ketentuan minimal per hari sebagaimana ditetapkan Bank.

15.      Permintaan blanko Cek/Bilyet Giro harus dilakukan secara tertulis oleh Nasabah dan pengembalian lembar pertama (tanda terima) blanko Cek/Bilyet Giro harus dilakukan pada saat penerimaaan blanko Cek/Bilyet Giro oleh Nasabah atau orang yang diberi kuasa.

16.    Nasabah membebaskan Bank Tertarik dari segala tuntutan hukum atas setiap konsekuensi hukum yang timbul akibat penolakan Cek/Bilyet Giro kosong yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

17.       Dalam hal Nasabah membuka Rekening Gabungan, maka seluruh Nasabah Giro Gabungan wajib memberikan pernyataan secara tertulis yang menyebutkan pihak yang memiliki hak tanda tangan atas Cek dan/atau Bilyet Giro. Pemegang hak tanda tangan dapat diberikan kepada salah satu atau lebih pihak yang membuka Rekening Gabungan.

18.     Dalam hal Nasabah membuk Rekening Gabungan, maka segala konsekuensi hukum yang timbul atas penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong oleh salah satu atau lebih Nasabah Gabungan dan memenuhi kriteria DHN sebagaimana dimaksud pada Surat Edaran Bank Indonesia No.9/13/DASP poin IV.1, menjadi tanggungjawab seluruh Pemilik Rekening Giro Gabungan secara tanggungrenteng tanpa kecuali.

 

 

VIII.      REKENING KORAN

1.             Bagi produk yang menggunakan sarana mutasi transaksi Rekening Koran (RK) maka Bank akan menerbitkan laporan berkala berupa Rekening Koran (RK).

2.      Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap adanya akibat keterlambatan penerimaan, tidak diterimanya Rekening Koran dan/atau kegagalan pengiriman Rekening Koran yang disebabkan pemberian data alamat pengiriman Rekening Koran dari Nasabah kepada Bank maupun perubahan alamat pengiriman Rekening Koran yang tidak diberitahukan Nasabah kepada Bank.

3.          Dalam hal terdapatnya sanggahan atas segala sesuatu yang temuat dalam Rekening Koran tersebut harus dilakukan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak rekening koran disampaikan atau dikirim oleh Bank kepada Nasabah. Bank berwenang untuk melakukan koreksi terhadap mutasi dan saldo rekening bila terjadi kekeliruhan pembukuan oleh Bank.

4.          Dalam hal rekening koran telah dikirimkan ke alamat Nasabah namun dikembalikan kepada Bank oleh sebab apapun maka Bank akan menyimpan rekening koran tersebut selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal penerbitan rekening koran dimaksud, dan setelah lewat waktu 3 (tiga) bulan tersebut maka rekening koran dimaksud akan dimusnahkan oleh Bank.

5.       Apabila rekening koran dikembalikan kepada Bank karena alasan apapun sebagaimana disebutkan diatas dan terjadi selama 3(tiga) bulan berturut-turut maka selanjutnya Bank tidak mencetak dan mengirim rekening koran kepada Nasabah.

6.          Bagi Nasabah yang pencetakan dan pengiriman Rekening Korannya dihentikan sebagaimana dimaksud butir VIII.5, maka Nasabah tersebut dapat meminta kepada Bank agar Rekening Korannya dicetak dan dikirimkan kembali setiap bulan dengan menyampaikan permohonan secara tertulis dan disampaikan secara langsung ke Cabang Pembuka Rekening.

 

IX.           KETENTUAN FASILITAS TRANSAKSI PERBANKAN MELALUI ELEKTRONIK (ELECTRONIC CHANNEL) SARANA

 

1.               Bank menyediakan fasilitas bagi Nasabah untuk dapat melakukan Transaksi perbankan melalui sarana elektronik (electronic channel), yaitu:

a.      ATM adalah fasilitas transaksi perbankan 24 (dua puluh empat) jam melalui mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri).

b.   Mobile Banking adalah fasilitas transaksi perbankan 24 (dua puluh empat) jam dengan memberikan perintah transaksi kepada Bank melalui telepon seluler menggunakan aplikasi mobile yang disediakan oleh Bank.

c.    SMS Notifikasi adalah fasilitas notifikasi melalui sms jika ada transaksi pada rekening (tabungan dan giro) dengan nominal melebihi dan/atau sama dengan limit yang ditentukan oleh Bank.

2.               Jenis Rekening yang dapat diberikan fasilitas electronic channel ditetapkan oleh Bank.

3.               Untuk dapat menggunakan fasilitas electronic channel, Nasabah harus memiliki tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel, yaitu:

a.     ATM berupa Debit Card dan PIN (Personal Identification Number) digunakan untuk melakukan transaksi perbankan melalui mesin ATM, baik melalui jaringan ATM Bank DKI dan jaringan ATM lainnya yang ditentukan oleh Bank. Debit DKI juga dapat digunakan untuk pembayaran transaksi belanja pada merchant-merchant yang ditentukan oleh Bank.

b.     Mobile Banking berupa User ID (berupa nomor telepon seluler yang didaftarkan pada Bank), kode akses dan PIN.

c.      SMS Notifikasi berupa nomor telepon seluler yang didaftarkan pada Bank

4.               Persyaratan dan tata cara pendaftaran serta pengaktifan fasilitas electronic channel ditetapkan oleh Bank sesuai dengan jenis fasilitas electronic channel.

5.         Tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel merupakan alat otorisasi dan verifikasi bagi Bank untuk melaksanakan transaksi yang diinstruksikan oleh Nasabah melalui fasilitas electronic channel, oleh karenanya wajib dijaga keamanan dan kerahasiaannya oleh Nasabah.

6.               Instruksi yang disampaikan oleh Nasabah melalui tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah.

7.        Tanda pengguna dan nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel hanya diketahui dan menjadi rahasia pribadi Nasabah. Setiap penyalahgunaan tanda pengguna nomor identifikasi pribadi fasilitas electronic channel menjadi tanggung jawab dan risiko Nasabah sepenuhnya serta membebaskan Bank dari segala tuntutan akibat penyalahgunaan tersebut.

8.               Semua transaksi yang dilakukan melalui fasilitas electronic channel akan mendebet dan tercatat pada Rekening yang didaftarkan pada fasilitas electronic channel.

9.               Bank tidak berkewajiban melaksanakan instruksi dari Nasabah jika saldo di Rekening Nasabah tidak mencukupi.

10.         Dokumen berupa catatan-catatan transaksi, surat-surat serta dokumen- dokumen lain yang disimpan dan dipelihara oleh Bank secara tertulis di atas kertas atau media lain maupun rekaman yang dapat dilihat, dibaca ataupun didengar merupakan alat bukti yang sah dan lengkap atas transaksi yang dilaksanakan Nasabah melalui fasilitas electronic channel.

11.         Jenis transaksi perbankan yang dapat dilakukan melalui fasilitas electronic channel ditentukan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah dari waktu ke waktu dalam bentuk dan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

12.           Setiap transaksi melalui fasilitas electronic channel dibatasi nominal dan frekuensinya dengan suatu nominal dan frekuensi maksimum per transaksi dan/atau per hari yang ditentukan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

13.         Untuk setiap Transaksi yang dilakukan melalui fasilitas sarana electronic channel, Nasabah akan dibebankan biaya dan tarif sesuai dengan ketentuan di Bank, yang akan disampaikan kepada Nasabah dari waktu ke waktu dengan bentuk dan sarana yang ditetapkan Bank Adapun biaya dan tarif dimaksud antara lain:

a.      Biaya transfer ke Bank lain

b.     Biaya cek saldo di ATM Bank lain (Off Us)

c.      Biaya administrasi PPOB (Payment Point Online Bank)

d.     Biaya tarik tunai di ATM Bank lain (Off Us)

e.      Biaya administrasi Virtual Account

14.          Bank sewaktu-waktu dan/atau setiap saat berhak menghentikan setiap fasilitas electronic channel yang diperoleh Nasabah, jika Nasabah tidak memenuhi/melanggar ketentuan/kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bank dan Bank atau Perundang-undangan yang berlaku, dan Bank akan menginformasikan penghentian tersebut kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui komunikasi yang disediakan oleh Bank.

 

X.             FASILITAS TRANSFER OTOMATIS DAN PEMBAYARAN TAGIHAN

1.       Pelaksanaan transfer otomatis atau pembayaran tagihan senilai tagihan atau nilai tagihan yang ditentukan oleh penyedia jasa dapat dilakukan berdasarkan kuasa Nasabah kepada Bank. Kuasa tersebut berlaku terus menerus sejak ditandatanganinya Formulir Pembukaan Rekening dan berakhir pada saat Rekening ditutup, atau apabila kuasa tersebut diakhiri oleh Nasabah sebagaimana dimaksud dalam butir IV.4 ini.

2.            Nasabah bertanggung jawab atas tersedianya kecukupan dana pada rekening Nasabah untuk dapat dilakukannya transfer otomatis atau transaksi pembayaran tagihan dengan menggunakan fasilitas electronic channel dari Bank.

3.           Untuk setiap transfer otomatis dan transaksi pembayaran tagihan, Nasabah akan dibebankan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank, dan oleh karenanya akan diinformasikan lebih lanjut oleh Bank melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

4.         Bila Nasabah bemaksud menghentikan fasilitas transfer otomatis atau pembayaran tagihan, maka Nasabah wajib memberitahukan secara tertulis kepada Bank mengenai waktu dimulainya penghentian dan disampaikan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum dimulainya masa pembayaran fasilitas yang bersangkutan.

5.          Bank tidak bertanggung jawab atas pemutusan hubungan dan risiko lainnya sebagai akibat tidak dapat dilakukannya pembayaran tagihan atau transfer otomatis, karena tidak cukupnya dana pada Rekening Nasabah dan/atau Bank belum menerima nilai tagihan yang harus dibayarkan.

6.               Untuk setiap transaksi pembayaran tagihan dan transfer otomatis, Nasabah akan dibebankan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.

 

XI.           REKENING DORMANT, PEMBLOKIRAN DAN PENUTUPAN REKENING

1.       Bank berhak memblokir dan/atau menutup Rekening apabila terdapat penyalahgunaan rekening dan/atau pembukaan/penggunaan rekening serta data informasi/dokumen pendukung terkait rekening yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

2.           Dalam hal terjadi penutupan rekening karena sebab-sebab pada butir XI.1 di atas, Bank akan mengembalikan sisa saldo rekening setelah dipotong dengan kewajiban-kewajiban Nasabah, tanpa wajib membayar bunga, dengan cara Nasabah mengambil sendiri di Kantor Bank.

3.           Dalam hal Rekening telah ditutup, Nasabah wajib menyelesaikan seluruh kewajiban kepada Bank, termasuk cerukan (overdraft) yaitu saldo negatif pada rekening Nasabah. Segala Buku Tabungan dan dokumen terkait juga wajib dikembalikan kepada Bank.

4.               Dalam hal rekening tabungan dan Giru selama 6 (enam) bulan berturut-turut maupun untuk periode lain yang ditetapkan Bank tidak bermutasi debet maupun kredit selain pendebetan dan pengkreditan yang dilakukan oleh system Bank untuk biaya administrasi, pajak, denda dan bunga, maka Rekening Tabungan dan Giro akan diberi status dormant.

5.          Rekening dengan status dormant dapat berubah menjadi Rekening aktif kembali setelah Nasabah melakukan pengaktifan Rekening kembali di Kantor Layanan terdekat Nasabah.

6.            Bank berhak menutup Rekening Tabungan dan Giro yang berstatus dormant sebagaimana dimaksud butir XI.4 di atas dan bersaldo Rp 0,- (saldo nihil) maupun untuk jumlah saldo tertentu.

7.       Penutupan Rekening Giro atas permintaan Nasabah dapat dilakukan dengan pemberitahuan selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelumnya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku pada Bank.

8.         Bank berhak dan berwenang untuk melakukan penundaan transaksi dan atau penutupan Rekening apabila diduga Nasabah berbentuk Shell Bank atau Bank yang mengizinkan Rekeningnya digunakan oleh Shell Bank. Dalam hal ini yang dimaksud dengan Shell Bank adalah bank yang tidak mempunyai kehadiran secara fisik di wilayah hukum Bank tersebut didirikan dan memperoleh izin, dan tidak berafiliasi dengan kelompok usaha jasa keuangan yang menjadi subyek pengawasan terkonsolidasi yang efektif.

 

XII.        LAIN-LAIN

1.         Media Resmi Bank adalah sarana penyampaian informasi dari Bank kepada Nasabah berupa website/SMS/Call Center Bank DKI/ Surat/ Pengumuman di Kantor Cabang Bank/Publikasi Resmi di media Massa.

2.            Dana yang tersedia dalam Rekening Nasabah dijamin dalam program penjaminan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh LPS.

3.               Perjanjian ini telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan termasuk Ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4.               Bank tidak bertanggungjawab atas terjadinya hal-hal diluar kekuasaan Bank (Force Majeure).

5.         Dalam hal salah satu ketentuan dalam perjanjian ini dinyatakan batal berdasarkan suatu peraturan perundang-undangan maka pernyataan batal tersebut tidak mengurangi keabsahan atau menyebabkan batalnya persyaratan atau ketentuan lain dalam perjanjian ini dan oleh karenanya ketentuan lain dalam perjanjian ini tetap sah dan mengikat.

 

XIII.      PEMBERLAKUAN KETENTUAN

1.         Bank berhak mengubah Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini termasuk ketentuan dan syarat-syarat yang berkaitan dengan produk/fasilitas/jasa yang secara khusus ditetapkan Bank yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini. Bank akan memberitahukan kepada nasabah selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender melalui media komunikasi yang disediakan oleh Bank.

2.          Kecuali jika ditentukan secara khusus, maka Perubahan sebagaimana dimaksud butir XIII.1 di atas berlaku dan mengikat Bank dan Nasabah sejak Perubahan tersebut ditetapkan.

3.           Syarat dan ketentuan produk/fasilitas/jasa selengkapnya diatur dalam syarat dan ketentuan masing-masing produk/fasilitas/jasa yang secara khusus ditetapkan oleh Bank termasuk tetapi tidak terbatas pada Buku Petunjuk dan kebijakan internal Bank lainnya yang merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini.

4.            Dalam hal Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini bertentangan dengan ketentuan khusus pada masing-masing produk/fasilitas/jasa yang ditetapkan Bank, maka yang berlaku adalah ketentuan khusus dimaksud.

 

XIV.      PENYELESAIAN PERSELISIHAN, KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU DAN DOMISILI

1.               Ketentuan Umum Pembukaan Rekening ini serta pelaksanaannya lebih lanjut tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

2.           Hal-hal yang berkaitan dengan Ketentuan Umum Pembukaan Rekening dan segala akibat yang ditimbulkan berlaku tempat kedudukan hukum pada kantor pusat Bank, setiap perselisihan diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat, dan dalam hal tidak tercapai kesepakatan upaya penyelesaian sengketa dapat menggunakan Lembaga Pengadilan atau Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI).

3.           Bank dan Nasabah sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 Hukum Perdata berkaitan dengan dimintakannya keputusan hakim dalam hal timbulnya hak atau kewajiban bagi Bank untuk melakukan penutupan hubungan usaha dan/atau menutup rekening karena sebab-sebab yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

4.               Penundukan pada domisili tersebut di atas tidak membatasi hak Bank untuk mengajukan gugatan terhadap Nasabah dalam domisili lainnya dalam wilayah Indonesia maupun luar Indonesia.

 

Ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  

  • 24 Januari 2023 - Pengumuman Relokasi Kantor Cabang Pembantu Pasar Bunga Rawa Belong

    Diupload : 24 Januari 2023

  • 17 Januari 2023 - Pengumuman Pemenang Pelelangan Umum Pengadaan Manage Service Software Defined Wide Area Network (SDWAN)

    Diupload : 17 Januari 2023

  • 2 Januari 2023 - Suku Bunga Dasar Kredit 31 Desember 2022

    Diupload : 2 Januari 2023

  • 29 Desember 2022 - Pengumuman Pembukaan Kantor Cabang Lampung dan Kantor Cabang Semarang

    Diupload : 29 Desember 2022

  • 25 Desember 2022 - Komitmen Implementasi Good Corporate Governance Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023

    Diupload : 25 Desember 2022

  • 21 Desember 2022 - Pengumuman Relokasi Kantor Fungsional Palur, Sukoharjo

    Diupload : 21 Desember 2022

  • 21 Desember 2022 - Pemindahan KCP YPI Bahrul Ulum dan KCP GMF Soekarno Hatta

    Diupload : 21 Desember 2022

  • 20 Desember 2022 - Pengumuman Pemenang Hasil Pelelangan Umum Pengadaan Sewa Kendaraan Untuk Kebutuhan Operasional PT Bank DKI Tahun 2022

    Diupload : 20 Desember 2022

  • 16 Desember 2022 - Pengumuman Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat PT Bank DKI Tentang Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

    Diupload : 16 Desember 2022

  • 8 Desember 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Dokumen Sampul 1 (Administrasi Teknis) dan Pembukaan Dokumen Sampul 2 (Penawaran Harga) Serta E-Auction Pelelangan Umum Pengadaan Manage Service Software Defined Wide Area Network (SDWAN)

     

    Diupload : 8 Desember 2022

  • 29 November 2022 - Pengumuman Penyesuaian Biaya Kartu ATM

    Diupload : 29 November 2022

  • 21 November 2022 - Pengumuman Pembukaan Kantor Kas Syariah Kranggan

    Diupload : 21 November 2022

  • 28 Oktober 2022 - Pengumuman Pengenaan Biaya Administrasi Kartu HALO di seluruh Channel Bank DKI

    Diupload : 28 Oktober 2022

  • 28 Oktober 2022 - Pengumuman Pengangkatan Komisaris Utama - Independen PT Bank DKI

    Diupload : 28 Oktober 2022

  • 25 Oktober 2022 - Pengumuman Hasil Kualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Manage Service Software Defined Wide Area Network (SDWAN)

    Diupload : 25 Oktober 2022

  • 10 Oktober 2022 - Pengumuman Penutupan Kantor Cabang Pembantu Pasar Ceger Pondok Aren

    Diupload : 10 Oktober 2022

  • 3 Oktober 2022 - Suku Bunga Dasar Kredit 30 September 2022

    Diupload : 3 Oktober 2022

  •  

  • 30 September 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Sampul I Pelelangan Umum Pengadaan Sewa Kendaraan Untuk Kebutuhan Operasional PT Bank DKI Tahun 2022

    Diupload : 30 September 2022

  • 29 September 2022 - Pengumuman Pengangkatan Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI

    Diupload : 29 September 2022

  • 26 September 2022 - Pengumuman Pelelangan Umum Pengadaan Manage Service Software Defined Wide Area Network (SDWAN)

    Diupload : 26 September 2022

  • 7 September 2022 - Pengumuman Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Sementara PT Bank DKI

    Diupload : 7 September 2022

  • 7 September 2022 - Pengumuman Penyampaian Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Herry Djufraini Selaku Direktur Komersial dan Kelembagaan PT Bank DKI

    Diupload : 7 September 2022

  • 1 September 2022 - Laba Bersih Q2 2022 Bank DKI Tumbuh 30,64%

    Diupload : 1 September 2022

  • 31 Agustus 2022 - Pengumuman Informasi Penyesuaian Nisbah Tabungan iB Mudharabah & Giro iB Mudharabah

    Diupload : 31 Agustus 2022

  • 31 Agustus 2022 - Pengumuman Informasi Penyesuaian Ketentuan Tabungan iB Wadiah dan Giro iB Wadiah

    Diupload : 31 Agustus 2022

  • 31 Agustus 2022 - Hasil Evaluasi Kualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Sewa Kendaraan Untuk Kebutuhan Operasional PT Bank DKI Tahun 2022

    Diupload : 31 Agustus 2022

  • 10 Agustus 2022 - Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2022 PT Bank DKI

    Diupload : 19 Agustus 2022

  • 10 Agustus 2022 - Penyesuaian Tingkat Suku Bunga Tabungan Monas Bisnis dan Monas Rencana

  • 8 Agustus 2022 - Pengumuman Prakualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Sewa Kendaraan Untuk Operasional PT Bank DKI

     

  • 5 Agustus 2022 - Pengumuman Pemenang Hasil Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Kontraktor Penyelesaian Renovasi Gedung Learning Center PT Bank DKI

  • 7 Juli 2022 - Pengumuman Peralihan Layanan CMS Bank DKI

  • 1 Juli 2022 - Penutupan Kantor Cabang Pembantu Pasar Enjo

  • 1 Juli 2022 - Suku Bunga Dasar Kredit Bulan Juni 2022

  • 29 Juni 2022 - Pengumuman Pemantauan Pemeringkatan PT Bank DKI

  • 23 Juni 2022 - Pengumuman Penetapan Pemenang Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Cash Replenisment Dan First Line Maintenance Mesin ATM

    Diupload : 23 Juni 2022

  • 21 Juni 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Teknis Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Kontraktor Penyelesaian Renovasi Gedung Learning Center PT Bank DKI

    Diupload : 21 Juni 2022

  •  

  • 10 Juni 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Kontraktor Penyelesaian Renovasi Gedung learning Center PT Bank DKI

  • 3 Juni 2022 - Pengumuman Pengumuman Operasional Terbatas Kantor Bank DKI

  • 1 Juni 2022 - Pengumuman Penutupan Kantor Layanan Kantor Cabang Pembantu Pasar Bata Putih

  • 30 Mei 2022 - Pengumuman Penyampaian Hasil Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (Sirkuler) PT Bank DKI Tentang Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

  • 25 Mei 2022 - Pengumuman Prakualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Kontraktor Penyelesaian Renovasi Gedung Learning Center PT Bank DKI

  • 23 Mei 2022 - Pengumuman Penutupan KCP Jababeka

  • 25 April 2022 - Pengumuman Operasional Libur Lebaran 1443 H / 2022 M

  • 20 April 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Dokumen Penawaran Sampul Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Cash Replenishment dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

  • 20 April 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Dokumen Penawaran Sampul I Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Cash Replenishment dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

     

  • 19 April 2022 - Pengumuman Komitmen Good Corporate Governance Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022

  • 1 April 2022 - Suku Bunga Dasar Kredit Bulan Maret 2022

    Diupload : 1 April 2022

  • 28 Maret 2022 - Pengumuman Pemenang Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM Combo Magnetic Stripe Sebanyak 450.000 PCS

    Diupload : 28 Maret 2022

  • 28 Maret 2022 - Pengumuman Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2021 PT Bank DKI

    Diupload : 28 Maret 2022

  • 28 Maret 2022 - Pengumuman Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2021 PT Bank DKI

    Diupload : 28 Maret 2022

  • 14 Maret 2022 - Pengumuman Pemenang Hasil Pelelangan Umum Pengadaan Penjamin Pelaksana Emisi Efek

    Diupload : 14 Maret 2022

  • 7 Maret 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Kualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Cash Replenishment dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

    Diupload : 7 Maret 2022

     

     

  • 4 Maret 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Sampul I Pelelangan Umum Pengadaan Penjamin Pelaksana Emisi Efek

    Uploaded : 4 March 2022

  • 18 Februari 2022 - Pengumuman Penutupan Kantor Kas Pondok Karya Pembangunan

    Diupload : 18 Februari 2022

  • 16 Februari 2022 - Pengumuman Hasil Evaluasi Kualifikasi Lelang Pengadaan Penjamin Pelaksana Emisi Efek

    Diupload : 16 Februari 2022

  • 14 Februari 2022 - Pengumuman Prakualifikasi Pelelangan Umum Pengadaan Jasa Cash Replenishment dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

    Diupload : 14 Februari 2022

  • 7 Februari 2022 - Pengumuman Prakualifikasi Pelelangan Umum - Pengadaan Penjamin Pelaksana Emisi Efek

    Diupload : 7 Februari 2022

  • 31 Januari 2022 - SBDK Januari 2022

  • 4 Februari 2022 - Relokasi Kantor Cabang Pembantu S Parman

    Diupload : 4 Februari 2022

  • 17 Januari 2022 - Penyesuaian Tingkat Suku Bunga Tabungan Simpeda Monas dan Rekening Giro

    Diupload : 17 Januari 2022

  • 14 Januari 2022 - Penerapan Merchant Discount Rate Untuk Transaksi Scan QRIS Pada Merchant

    Diupload : 14 Januari 2022

  • SBDK Bank DKI - Desember 2021

  • 27 Desember 2021 - Pengumuman Hasil Pelelangan Terbatas Pengadaan Jasa Asesmen Karyawan Pada Jabatan Manajerial BOD-1 Sampai dengan BOD-4

    Diupload : 27 Desember 2021

  • 23 Desember 2021 - Pengumuman Relokasi Kantor Cabang Pembantu TB Simatupang dan Cabang Pembantu Universitas Gunadarma

    Diupload : 23 Desember 2021

  • 15 Desember 2021 - Pengumuman Komitmen Good Corporate Governance

    Diupload : 15 Desember 2021

  • 8 Desember 2021 - Pengumuman Hasil Evaluasi Dokumen Penawaran Sampul Pengadaan Jasa Asesmen Karyawan

    Diupload : 8 Desember 2021

  • 2 Desember 2021 - Informasi Penyesuaian Tarif Tabungan Bank DKI

    Diupload : 2 Desember 2021

  • Pengumuman Pengadaan Jasa Asesmen Karyawan

  • Pengumuman Pengadaan Seragam Karyawan

  • Pengumuman Penyesuaian Tarif Buku Cek dan Bilyet Giro

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pembukaan Dokumen Penawaran Harga (Sampul 2) & E-Auction Kartu ATM Combo Magnetic

  • Pengumuman Penyampaian Hasil Keputusan Atas Pengajuan Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah UUS PT Bank DKI

  • Pengumuman Penyampaian Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Amirul Wicaksono Selaku Direktur Teknologi dan Operasional PT Bank DKI

  • Pengumuman Pemindahan Kantor Kas Syariah RS Annisa Menjadi Kantor Kas Syariah Cikarang

  • Pengumuman Penyampaian Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Fidri Arnaldy Selaku Direktur Utama PT Bank DKI

  • SBDK Bank DKI - September 2021

  • Pengumuman Pengadaan Pelelangan Kartu ATM Combo

  • Pengumuman Pengadaan Seragam Karyawan Bank DKI

     

  • Pemindahan dan Perubahan Status Kantor Kas Jagalan Menjadi Kantor Cabang Pembantu Ambengan

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan Jasa Cash Replenishment Dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

  • Pengumuman Hasil Pelelangan Umum Jasa Konsultan Transformasi 5.0 PT. Bank DKI

  • Pengumuman Pelelangan Umum Jasa Konsultan Transformasi 5.0 PT. Bank DKI

     

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM NSICCS

     

  • SBDK Bank DKI - 30 Juni 2021

  •  

  • Pengumuman Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2020 PT. Bank DKI

  • Pengumuman Lelang Konsultan Transformasi PT Bank DKI

  • Pengumuman Lelang Pengadaan Jasa Konsultan Transformasi 5.0 PT Bank DKI

  • Pengumuman Kegiatan Operasional Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M

  • Komitmen Good Corporate Governance Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H

  • Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa Konsultan Program Transformasi 5.0 PT Bank DKI

  •  

  • Pengumuman Penyampaian Hasil Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Sdr. Romy Wijayanto Selaku Direktur Keuangan PT. Bank DKI

  • Penyesuaian Jam Operassional Kantor Layanan Selama Bulan Ramadhan 1442 H

  • Pengumuman Lelang Pengadaan Jasa Cash Replenishment dan First Line Maintenance Mesin ATM Bank DKI

  • Pengumuman Hasil Lelang Pengadaan Jasa Konsultan Transformasi 5.0

  • Pengumuman Pembukaan Dokumen Sampul II & E-Auction Pelelangan Terbatas Pengadaan Contract Maintenance 295 Unit Mesin ATM Merek Wincor Procash 280 FL

  • SBDK Bank DKI Maret 2021

     

  • SBDK Bank DKI Januari 2021

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM NSICCS

  • Pengumuman Pemantauan Pemeringkatan Obligasi PT Bank DKI

  • Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) PT Bank DKI Februari 2021

  • Pengumuman Pelelangan Pengadaan Contract Maintenance 295 Unit Mesin ATM

  • Pengumuman Penyesuaian Produk Tabungan Monas Pelajar

  • Pengumuman Proses Pelelangan Pengadaan Jasa Konsultan Program Transformasi 5.0 Bank DKI

  • Pengumuman Penyesuaian Tarif Buku Cek dan Bilyet Giro Bank DKI Februari 2021

  • Suku Bunga Dasar Kredit Desember 2020

  • Pengumuman Pelelangan

  • Pengumuman Libur Kantor Layanan Bank DKI

  • Komitmen Good Corporate Governance

  • Pengumuman Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat (SIRKULER) PT BANK DKI

  • Pengumuman Relokasi KCP Syariah Manggarai

  • Pengumuman Libur Oprasional

  • Pengumuman Biaya RTGS

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pengadaan Aplikasi ATM Monitoring

  • Pengumuman Libur Cuti Bersama

  • PENGUMUMAN Keputusan Para Pemegeng Saham di Luar Rapat PT BANK DKI

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman

  • Relokasi KCP Utan Kayu

  • Pengumuman Oprasional Kantor Layanan

  • Pengumuman beroperasi pada Jumat 22 Mei 2020

  • Pengumuman Libur Lebaran

  • Pengumuman Operasional Kantor Layanan

  • Pengumuman Hasil Evaluasi Seleksi Pascakualifikasi

  • Komitmen Good Corporate Governance

  • Pengumuman Jaringan Kantor Cabang Yang Beroperasional

  • Pengumuman Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2019 PT BANK DKI

  • Pengumuman Pengadaan

  • Pengumuman pengkinian data Penerima KJP & KJMU

  • Pengumuman

  • Pengumuman Pemindahan Alamat Kantor Cabang Tanjung Duren

     

  • Pengumuman Pembukaan Kantor Cabang Pembantu Syariah Bogor

     

  • SKNBI Maret 2020

     

  • Suku bunga Dasar Kredit 31 Maret 2020

     

  • Pengumuman Penyesuaian Sementara Jam Operasional Kantor Layanan

     

  • Pengumuman Perubahan Struktur Organisasi

     

     

  • Pengumuman Penyesuaian Tarif SKNBI

     

     

  • Pengumuman Struktur Organisasi Kantor

     

     

  • Pengumuman Penyesuaian Sementara Jam Oprasional Kantor Layanan

     

     

  • Pengumuman Pemantauan Pemeringatan Obligasi PT Bank DKI

     

    pengumuman-pemantauan-pemeringatan-obligasi-pt-bank-dki

     

  • Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate)

    SUKU BUNGA DASAR KREDIT (PRIME LENDING RATE)

  • Pengumuman Bencana Banjir

    pengumuman/Pengumuman Banjir

  • Pemenang Pelelangan Umum

    Pemenang Pelelangan Umum

  • Pengumuman Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK

  • Pengumuman Relokasi Kantor

  • Pengumuman Terminasi & Upgrade Layanan Mobile Banking Lama (JakMobile)

  • Pengumuman Relokasi

  • Pengumuman SBDK Bank DKI Januari 2020

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Aplikasi ATM Monitoring

  • Pemenang Pelelangan Terbatas 17 Januari

  • Dokumen Penawaran Harga (sampul II)

  • Pengumuman Lelang Pengadaan Personal Computer (PC)

  • Pengumuman Operasional Kantor Layanan Bank DKI

  • Pengumuman SBDK Bank DKI Desember 2019

  • Pengumuman Libur Akhir Tahun 2019

  • Pengumuman pengadaan Mesin AS 400 untuk DC & DRC

  • Pengumuman Good Corporate Governance PT Bank DKI

  • Pengadaan Personal Computer (PC) Untuk Operasional PT Bank DKI

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 30 November 2019

  • Pengumuman Lelang Pengadaan Backup Storage dan Object Storage

  • Pengumuman Pelelangan Umum Prakualifikasi

  • Pengumuman Pembukaan Harga dan E-Auction

  • Pengumuman Undangan Lelang Terbatas PC

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Oktober 2019

  • Pengumuman Lelang Kartu Prepaid JakCard

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Perubahan Biaya Admin Pembelian Pulsa Indosat

  • Pengumuman

  • Pengumuman Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

  • Pengumuman Penyampaian Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan

  • Pengumuman Relokasi Kantor Cabang Pembantu Rasuna Said

  • Pengumuman Suku Bunga Dasar Kredit September 2019 (Prime Lending Rate)

  • Pengumuman Suku Bunga Dasar Kredit Agustus 2019 (Prime Lending Rate)

  •  
  • Pengumuman Lelang Terbatas PT Bank DKI

  • Pengumuman Para Pemegang Saham di Luara Rapat (SIRKULER) PT Bank DKI

  • Pengumuman Relokasi Kantor Bank DKI

  • Pengumuman Suku Bunga Dasar Kredit Juli 2019 (Prime Lending Rate)

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pengadaan Contract Maintenance 400 Unit Mesin ATM Bank DKI Merek Wincor Procash 280 FL

  •  
  • Pengumuman penyesuaian maksimal nominal transaksi dan biaya transaksi Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

  •  
  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate)

  • Publikasi Penetapan Biaya Pengelolaan Kartu ATM

  • Publikasi Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

  • Publikasi Pemenang Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM/Debit NSICCS PT Bank DKI

  • Publikasi Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

    pengumuman 2019 06 10

  • Publikasi Daftar Penerima KJP Plus Tahap 1 Tahun 2019

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 31 Mei 2019

  • Publikasi Libur Idul Fitri 1440H/2019M

  • Perubahan Suku Bunga Tabungan Bank DKI

    pengumuman 2019 05 28

  • Publikasi Operasional Kantor Layanan per Tanggal 27 Mei 2019

  • Publikasi Operasional Kantor Layanan per Tanggal 24 Mei 2019

  • Publikasi Operasional Kantor Layanan per Tanggal 23 Mei 2019

  • Publikasi Operasional Kantor Layanan per Tanggal 22 Mei 2019

  • Publikasi Komitmen Good Corporate Governance

  • Publikasi Cek dan Bilyet Giro Desain Baru

  • Publikasi Biaya Sewa SDB (Safe Deposit Box) PT Bank DKI Per Tanggal 19 Februari 2019

  • Publikasi Pemenang Lelang Terbatas Pengadaan Jasa Kontraktor Mekanikal Elektirkal dan Plumbing Gedung Matraman PT Bank DKI

  • Publikasi Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

  • Publikasi Pemenang Pelelangan Terbatas Pengadaan Jasa Interior Gedung Matraman PT Bank DKI

  • Publikasi Undangan Pembukaan Dokumen Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM/Debit NSICCS PT Bank DKI

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 30 April 2019

  • Publikasi Libur Operasional Kantor Layanan

  • Publikasi Perubahan Struktur Organisasi PT Bank DKI

  • Publikasi Penyesuaian Tarif Penggantian Kartu ATM

  • Publikasi Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2018 PT. Bank DKI

  • Publikasi Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM/Debit NSICCS PT.Bank DKI

    pengumuman 2019 03 28 03

    pengumuman 2019 03 28 04

  • Publikasi Tahap Lanjut Lelang Jasa Kontraktor Interior Gedung Matraman PT. Bank DKI

    pengumuman 2019 03 28 02

  • Publikasi Tahap Lanjut Lelang Jasa Kontraktor Mekanikal Elektrikal & Plumbing Gedung Matraman PT. Bank DKI

    pengumuman 2019 03 28 01

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Maret 2019

  • Publikasi Lelang Pengadaan Jasa Interior Gedung Matraman PT. Bank DKI

    pengumuman 2019 03 19 02

  • Publikasi Lelang Pengadaan Jasa Mekanikal Elektrikal & Plumbing Gedung Matraman PT. Bank DKI

    pengumuman 2019 03 19 01

  • Publikasi Pemantauan Pemeringkatan Obligasi PT Bank DKI

    pengumuman 2019 03 15

  • Publikasi Relokasi KCP Bank DKI Pasar Minggu

  • Publikasi Penyesuaian Tarif/Harga Buku Warkat Cek & Bilyet Giro

    pengumuman 2019 03 05

  • Publikasi Pelelangan Terbatas Server Switching

    pengumuman 2019 03 04

  • Publikasi Suku Bunga Dasar kredit Bank DKI per 28 Februari 2019

  • Publikasi Pemindahan Alamat Kantor Cabang Depok

  • Publikasi Suku Bunga Dasar kredit Bank DKI per 31 Januari 2019

    sbdk 2019 01

  • Publikasi Lelang Terbatas Pengadaan Server Database Switching

    pengumuman 2019 01 31

  • Publikasi Maintenance Pelayanan Bank DKI

  • Publikasi Pembukaan Dokumen Penawaran Harga & E-Auction Pengadaan Jasa Pengelolaan Mesin ATM

  • Publikasi Pengadaan Barang dan Jasa

  • Publikasi Relokasi Kantor Kas Bank DKI Pasar Minggu

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Desember 2018

  • Publikasi Penggantian Corporate Secretary PT. Bank DKI

  • Publikasi Pemindahan Alamat KF Sidoarjo dan KF Pasar Kembang Surabaya

    pengumuman 2018 12 19

  • Publikasi Komitmen Good Corporate Governance Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

  • Publikasi Pemberitahuan Perubahan Desain Cek & Bilyet Giro

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 30 November 2018

  • Publikasi Tindaklanjut Lelang Pengadaan Jasa Kontraktor Interior Gedung PT. Bank DKI

    pengumuman 2018 11 29 2

  • Publikasi Tindaklanjut Lelang Pengadaan Jasa Kontraktor Mekanikal Elektrikal & Plumbing

    pengumuman 2018 11 29 1

  • Publikasi Pemenang Lelang Jasa Kontraktor Renovasi Arsitektur, Facade, dan Struktur Gedung PT.Bank DKI

  • Publikasi Lelang Pengadaan Jasa Kontraktor Mekanikal Elektrikal & Plumbing Gedung Bank DKI

    pengumuman 2018 11 09

  • Publikasi Perubahan Jadwal Lelang Pengadaan Jasa Kontruksi Interior Kantor Bank DKI

    pengumuman 2018 11 01

  • Publikasi Pemberhentian & Pengangkatan Corporate Secretary Sementara PT Bank DKI

    pengumuman 2018 10 31 03

  • Publikasi Keputusan Pemegang Saham diluar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

    pengumuman 2018 10 31 02

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 31 Oktober 2018

  • Publikasi Lelang Terbatas Pengadaan Jasa Kontruksi Interior Kantor Bank DKI

    pengumuman 2018 10 29

  • Publikasi Penyesuaian Biaya TabunganKU BSM

    pengumuman 2018 10 04

  • Publikasi Pengadaan Penyediaan Jasa Pengelolaan Mesin ATM

    pengumuman 2018 10 01 rev

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 30 September 2018

    pengumuman SBDK september web new 01

  • Publikasi Lelang Pengadaan Jasa Kontraktor Renovasi Gedung PT. Bank DKI

    pengumuman 2018 09 20

  • Publikasi Jam Pelayanan Pembayaran Pajak Daerah Khusus

     pengumuman 2018 09 14

  • Publikasi Pemenang Lelang Pengadaan Unit Mesin EDC PT Bank DKI

    pengumuman 2018 09 06 02

  • Publikasi Pemenang Lelang Pengadaan Kartu ATM Debit NSICCS PT Bank DKI

    pengumuman 2018 09 03 01

  • Publikasi Pemenang Lelang Pengadaan Kartu Platform New JakCard PT Bank DKI

    pengumuman 2018 09 03 02

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 31 Agustus 2018

    sbdk 2018 08

  • Publikasi Lelang Terbatas Pengadaan Konsultan Penawaran Saham Perdana PT Bank DKI

    pengumuman 2018 08 16

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 31 Juli 2018

    sbdk 2018 07

  • Lelang Terbatas Pengadaan Konsultan Persiapan Penawaran Perdana Saham PT Bank DKI

    pengumuman 2018 07 25 02

    [/acc_item title="Pembukaan Dokumen Penawaran Harga Lelang Pengadaan Kartu ATM Debit PT. Bank DKI"]

    pengumuman 2018 07 25 02

  • Pembukaan Dokumen Penawaran Harga Lelang Pengadaan Kartu JakCard PT. Bank DKI

    pengumuman 2018 07 25 01

  • Pengumuman Relokasi Kantor Kas Tanah Abang PT Bank DKI

    pengumuman 2018 07 03

  • Pengumuman Lelang Terbatas Pengadaan Jasa Kontraktor PT Bank DKI

    pengumuman 2018 07 02

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Bank DKI per 30 Juni 2018

    pengumuman 2018 06 29

  • Pengumuman Pilkada Serentak 27 Juni 2018

    pengumunan 2018 06 26

  • Pelelangan Ulang Pengadaan Kartu Platform New JakCard PT Bank DKI

    pengumuman 2018 06 22

  • Keputusan RUPS Di luar Rapat (Sirkuler) PT Bank DKI

    pengumuman 2018 06 21

  • Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1439 H

    pengumuman 2018 06 09

  • Tindaklanjut Lelang Terbatas Pengadaan New Switching System PT Bank DKI

    pengumuman 2018 06 07

  • Ringkasan RUPS Tahun 2017 PT Bank DKI

    pengumuman 2018 06 04

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Mei 2018

    pengumuman 2018 05 31 sbdk 2015 05

  • Komitmen Good Corporate Governance

    pengumuman 2018 05 30

  • Pengumuman Lelang Terbatas Pengadaan Mesin EDC PT Bank DKI

    pengumuman 2018 05 28

  • Pengumuman mengenai Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Bank DKI

    pengumuman 2018 05 23 rev

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan Kartu ATM Debit NSICCS PT. Bank DKI

    pengumuman 2018 05 22

  • Publikasi Pemindahan Kantor Kas kecamatan Tanjung Priok

    pengumuman 2018 05 09

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 30 April 2018

    pengumuman 2018 05 31 sbdk 2015 04

  • Pemenang Lelang Terbatas Pengadaan PC dan Manage Service PT Bank DKI

    pengumuman 2018 04 04

  • Perpanjangan Jam Pelayanan Pada Bank Persepsi untuk Pembayaran Pajak Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi

    pengumuman 2018 03 29

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 28 Maret 2018

  • Pengumuman Pemantauan Pemeringkatan Obligasi PT Bank DKI

    pengumuman 2018 03 15

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 28 Februari 2018

  • Pengumuman Pembukaan Penawaran Harga Lelang Terbatas Pengadaan PC & Manage Service Tahap II

    pengumuman 2018 02 26 02

  • Pengumuman Peserta Lelang Pengadaan Kartu Platform New Jakcard PT. Bank DKI

    Draft Iklan Publikasi Pengumuman Pengumuman Peserta Lelang Terbatas Pengadaan Kartu Platform New Jakcard PT. Bank DKI Sebanyak 1.725.000 Pcs Kelima

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pengadaan Maintenance Mesin ATM Merek NCR SS22e

    pengumuman 2018 02 06

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Januari 2018

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan New Switching System PT Bank DKI

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan PC dan Manage Service di PT Bank DKI Tahap II

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan Maintenance Mesin ATM Merek NCR SS22e

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Desember 2017

  • Pengumuman Layanan Nasabah Sampai Akhir Tahun 2017

  • Komitmen Good Corporate Governance Bank DKI

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 30 November 2017

  • Pemindahan Alamat Kantor Cabang Pembantu Syariah Cibubur

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 October 2017

  • Publikasi Hasil Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat (Sirkuler)

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 30 September 2017

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan ATM Bank DKI Tahun 2017

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan ATM Bank DKI Tahun 2017

  • Pelelangan Terbatas Pengadaan ATM Bank DKI Tahun 2017

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Agustus 2017

  • Penutupan dan Pemindahan Kantor Cabang Darmo Raya Surabaya

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Juli 2017

  • Pemindahan Alamat Kantor Bank DKI Cabang Kelapa Gading

  • Penutupan Kantor Cabang Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan dan Makassar

  • Penutupan 5 Kantor Cabang Bank DKI

  • Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per Juni 2017

  • Perubahan Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank DKI

  • Penutupan dan Pemindahan Kantor Cabang Bank DKI Bandung

  • Komitmen Good Corporate Governance Bank DKI

  • Pindah Alamat Kantor Cabang Pondok Indah Unit Syariah Bank DKI

  • Pindah Alamat Kantor Unit Usaha Syariah Bank DKI

  • Suku Bunga Dasar Kredit Bank DKI per 31 Maret 2017

  • Ringkasan Risalah RUPS Tahunan Bank DKI Tahun 2016

  • Rating Pemeringkatan Obligasi PT Bank DKI

  • Pengumuman Alamat Kantor Bank DKI per 7 Maret 2017

  • Pengumuman SBDK Bank DKI per 31 Desember 2016

  • Pengumuman Seleksi Calon Rekanan Pengadaan Barang dan Jasa Bank DKI

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas

  • Pengumuman Tarif Layanan Bank DKI tahun 2016

    tarif layanan bdki2016.08.29

  • Pengumuman Pelelangan Umum DRC ke-10

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Aplikasi Tresuri ke-9

  • Pengumuman Pelelangan Umum DRC Mei 2016 ke-8

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas ke-7

  • Pengumuman Pelelangan Umum DRC ke-6

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas Pemindahan Gedung ke-5

  • Pengumuman Pelelangan Koran Bank DKI

  • Pengumuman Pelelangan Mesin ATM

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas ke-3

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas ke-2

  • Pengumuman Pelelangan Terbatas ke-1