Bank DKI Raih Infobank Banking Service Excellence Award 2022

Bank DKI berhasil mendapatkan apresiasi yang membanggakan dengan menempatkan diri sebagai Bank Pembangunan Daerah yang berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan Infobank Banking Service Excellence 2022 kategori Overall Walk In Channel pada ajang 19th Infobank Banking Service Excellence Award 2022 yang diterima langsung oleh Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono.

Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono mengucapkan terima kasih atas apresiasi dalam membangun dan merawat kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh nasabah, pemegang saham, serta pemangku kepentingan atas produk dan layanan dari Bank DKI.

Amirul menambahkan, “Tantangan industri perbankan tentunya akan semakin menantang, oleh sebab itu, Bank DKI harus senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas organisasi sehingga dapat memenuhi aspirasi dari Pemegang Saham. Untuk itu, Bank DKI telah memulai sejumlah rangkaian kegiatan transformasi 5.0 yang mencakup kepada 4 aspek yakni 1) Organisasi, SDM dan Budaya, 2) bisnis dan Support Pemprov, 3) Teknologi dan Operation, dan 4) GRC (Governance, Risk & Compliance). Penerapan transformasi 5.0 diantaranya mencakup transformasi digital yang menjadi keniscayaan untuk merespon perubahan perilaku konsumen di era digital.”

Terkait dengan transformasi digital, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Bank DKI ke-61 pada 11 April 2022, Bank DKI juga menghadirkan New Flagship Branch pada Kantor Layanan Bank DKI di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta dengan mengusung konsep modern, comfort & friendly untuk peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. New Flagship Branch dilengkapi mesin Cash Recycle Machine (CRM) untuk memberikan kemudahan nasabah dalam melakukan penarikan atau setor uang serta ATM Mobile Cash dimana nasabah pengguna JakOne Mobile Bank DKI bisa melakukan transaksi penarikan tunai tanpa kartu.

Sebagaimana diketahui, 19th Infobank Banking Service Excellence Award 2021 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada perbankan yang berhasil konsisten dalam melakukan transformasi dan inovasi business model terkait pelayanan pada era digitalisasi. Penghargaan tersebut diberikan atas hasil kualitas pelayanan direct dan in-direct pada tahun 2021 yang telah dikaji secara independent oleh Biro Riset (BiRI), bersama Marketing Research Indonesia (MRI).

Bank DKI juga mengajak masyarakat untuk menggunakan JakOne Pay sebagai aplikasi generasi muda milenial dan Gen Z yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi sehari-hari. Aplikasi ini mendukung transaksi untuk melakukan scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya. Masyarakat yang ingin mempergunakan JakOne Pay tidak perlu menjadi nasabah Bank DKI, cukup download aplikasinya pada Google Play Store bagi smartphone berbasis android dan App Store bagi smartphone berbasis IOS. Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com.

HUT DKI Jakarta ke-495 tahun, juga menjadi momentum transformasi digital Bank DKI. Sebagaimana diketahui, Bank DKI semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital. Melalui aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dimana saja dan kapan saja.

“Kami berharap agar semua varian produk dan layanan digital dari Bank DKI ini dapat semakin memberikan kemudahan bagi nasabah dan masyarakat dalam bertransaksi keuangan dengan mudah, cepat dan tentunya aman”, tutup Amirul.


Dorong Digitalisasi Pasar, Bank DKI Dukung Implementasi SIAP QRIS di Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur

Bank DKI bersama Bank Indonesia wilayah DKI Jakarta, kembali melakukan digitalisasi transaksi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur pada Senin 27 Juni 2022. Sebelumnya Bank DKI telah melakukan digitalisasi transaksi di pasar Kedoya, Santa dan Koja. Digitalisasi tersebut dilakukan melalui akseptansi pembayaran digital melalui SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard). Hadir dalam acara tersebut, Walikota Jakarta Timur, M. Anwar, Kepala Divisi Perizinan Sistem Pembayaran Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Yufrizal, Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi serta Kepala Divisi Regional 2 Perumda Pasar Jaya, Nurman Adi Permana.

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan Bank DKI secara konsisten terus melakukan optimalisasi layanan perbankan digital di pasar melalui berbagai produk & layanannya. “Bagi pasar yang dominasi transaksinya itu jual beli, Bank DKI kini telah menghadirkan simple apps JakOne Pay sebagai aplikasi generasi muda milenial dan Gen Z yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi sehari-hari. Aplikasi ini mendukung transaksi untuk melakukan scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya,”

Ditambahkannya, para pengunjung pasar yang ingin mempergunakan JakOne Pay cukup download aplikasinya pada Google Play Store bagi smartphone berbasis android dan App Store bagi smartphone berbasis IOS. Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com.

Bank DKI kini semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital. Melalui aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dimana saja dan kapan saja.

Sampai dengan periode Mei 2022, transaksi QRIS melalui JakOne Mobile Bank DKI tumbuh 561% (yoy) menjadi Rp15 miliar dibanding periode Mei 2021 sebesar Rp2 miliar. Selain transaksi QRIS, sampai dengan Mei 2022, jumlah pengguna JakOne Mobile juga sudah mencapai 1,7 juta pengguna, dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp 1,3 triliun, serta volume transaksi mencapai 1,6 juta transaksi.

Babay Parid menambahkan, “tercatat pada 3 bulan terakhir ini, transaksi melalui mesin EDC & JakOne Abank di pasar Perumnas Klender sudah dilakukan lebih dari 1.500 kali, nah dari situ kan menjadi sinyal bahwa mereka sudah mulai berdigital”. Selain itu, dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

Sebagai Bank yang memberikan perhatian penuh dalam pengembangan UMKM, Bank DKI juga turut berpartisipasi pada program Kredit Usaha Rakyat. Tahun 2022, Bank DKI menargetkan dapat menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun kepada pelaku UMKM di wilayah operasional Bank DKI baik debitur eksisting, anggota JakPreneur, dan Pedagang Perumda Pasar Jaya.


Bank DKI Raih Penghargaan Infobank TOP SME Financing 2022

Bank DKI meraih penghargaan Infobank TOP SME Financing 2022 dari Majalah Infobank, sebagai wujud apresiasi atas upayanya dalam memberikan akses permodalan kepada sektor UMKM. Adapun penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi pada Senin, 27 Juni 2022.

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi mengucapkan terima kasih atas apresiasi dalam membangun dan merawat kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh nasabah, pemegang saham, serta pemangku kepentingan atas produk dan layanan dari Bank DKI. “Sebagaimana diketahui, pada triwulan I 2022, penyaluran kredit Bank DKI pada sektor UMK meningkat sebesar 26,1% dari Rp1,40 triliun pada Kuartal I 2021 menjadi Rp1,77 triliun pada Kuartal I 2022. Bank DKI juga terus mendorong Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya melalui penyaluran kredit dan pembiayaan kepada pedagang UMKM JakPreneur dan pedagang BUMD Pangan seperti Perumda Pasar Jaya, Food Station, Dharma Jaya” ujar Babay Parid.

Sebagai Bank yang memberikan perhatian penuh dalam pengembangan UMKM, Bank DKI juga turut berpartisipasi pada program Kredit Usaha Rakyat. Tahun 2022, Bank DKI menargetkan dapat menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun kepada pelaku UMKM di wilayah operasional Bank DKI baik debitur eksisting, anggota JakPreneur, dan Pedagang Perumda Pasar Jaya.

Bank DKI bersama Bank Indonesia wilayah DKI Jakarta juga melaksanakan program Digitalisasi di pasar Klender, Jakarta Timur. Digitalisasi tersebut dilakukan melalui akseptansi pembayaran digital yaitu, SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard).

Bank DKI kini juga menghadirkan simple apps JakOne Pay sebagai aplikasi generasi muda milenial dan Gen Z yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi sehari-hari. Aplikasi ini mendukung transaksi untuk melakukan scan to pay QRIS, serta aktivitasi uang elektronik. para pengunjung pasar yang ingin mempergunakan JakOne Pay juga tidak perlu menjadi nasabah Bank DKI, cukup download aplikasinya pada Google Play Store dan App Store. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com.

Selain JakOne Pay, melalui aplikasi JakOne Mobile sebagai super apps, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan pembayaran bermacam tagihan serta belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dimana saja dan kapan saja.

Sampai dengan periode Mei 2022, transaksi QRIS melalui JakOne Mobile Bank DKI tumbuh 561% (yoy). Selain transaksi QRIS, sampai dengan Mei 2022, jumlah pengguna JakOne Mobile juga sudah mencapai 1,7 juta pengguna, dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp 1,3 triliun, serta volume transaksi mencapai 1,6 juta transaksi.

Dari sisi digitalisasi UMKM, Bank DKI juga turut mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. “kami berharap dengan berbagai varian layanan digital tersebut, dapat semakin memudahkan para pelaku UMKM untuk memaksimalkan ekspansi usahanya agar berkembang lebih baik”.

Bank DKI Dukung Malam Puncak Jakarta Hajatan

Malam puncak Jakarta Hajatan dalam rangka HUT ke-495 DKI Jakarta yang menampilkan sederet artis Tanah Air bakal digelar besok, Sabtu (25/6/2022) malam, di Jakarta International Stasium (JIS). Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan, warga bisa melihat kegiatan yang bakal dimulai pukul 19.00 WIB-21.00 WIB tersebut secara gratis.

Sebagai BUMD DKI Jakarta, Bank DKI pun turut mendukung gelaran malam puncak Jakarta Hajatan dalam rangka HUT ke-495 dengan mengajak para pengunjung menikmati pengalaman bertransaksi menggunakan JakOne Pay sebagai aplikasi generasi muda milenial dan Gen Z yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi sehari-hari. Aplikasi ini mendukung transaksi untuk melakukan scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya. Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (25/6).

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menyampaikan, “Masyarakat yang ingin mempergunakan JakOne Pay tidak perlu menjadi nasabah Bank DKI, cukup download aplikasinya pada Google Play Store bagi smartphone berbasis android dan App Store bagi smartphone berbasis IOS. Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com,”

Herry juga menambahkan bahwa pada HUT DKI Jakarta ke-495 tahun, juga menjadi momentum transformasi digital Bank DKI. Sebagaimana diketahui, Bank DKI semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital. Melalui aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dimana saja dan kapan saja.

Selain JakOne Mobile, BankDKI juga terus mengembangkan ekosistem non tunai untuk nasabah melalui berbagai aplikasi yang telah diluncurkan melalui JakOne Community Apps, sebagai upaya peningkatan layanan perbankan digital kepada berbagai komunitas di DKI Jakarta dan sekitarnya.  Adapun JakOne Community Apps sendiri terdiri dari JakOne Mobile, JakOne Abank, JakOne Erte, JakOne Artri, dan Ancol Apps. Terbaru, Bank DKI juga menghadirkan layanan Mobile Cash Tarik Tunai tanpa kartu dan Cash Recycle Machine (CRM) pada New Flagship Branch di kantor layanan Balaikota DKI Jakarta.

Dari sisi digitalisasi UMKM, Bank DKI juga turut mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

Sebagai Bank yang memberikan perhatian penuh dalam pengembangan UMKM, Bank DKI juga turut berpartisipasi pada program Kredit Usaha Rakyat. Tahun 2022, Bank DKI menargetkan dapat menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun kepada pelaku UMKM di wilayah operasional Bank DKI baik debitur eksisting, anggota JakPreneur, dan Pedagang Perumda Pasar Jaya. “Insya Allah, dengan berbagai dukungan layanan digital dan permodalan yang kami (Bank DKI) berikan, diharapkan dapat mendorong akselerasi pemulihan ekonomi khususnya pada sektor UMKM”, tutup Herry