Dukung Layanan Digital & Akses Permodalan UMKM Wilayah Bekasi, UUS Bank DKI Jalin Kerja Sama Dengan BPRS Patriot

Lakukan ekspansi kegiatan usaha di wilayah Bekasi, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI jalin kerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Patriot pada Senin, 11 Juli 2022. Adapun kerja sama tersebut dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Layanan Digital Perbankan yang meliputi pengelolaan transaksi keuangan melalui layanan digital UUS Bank DKI, layanan keagenan perbankan dengan JakOne Abank hingga penyaluran pembiayaan produktif kepada UMKM kota Bekasi maupun konsumtif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi. Demikian disampaikan Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (11/7).

 

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan, “Melalui produk dan layanan digital hingga fasilitas permodalan melalui pembiayaan UUS Bank DKI, Insya Allah dapat membuka peluang yang lebih besar bagi sektor UMKM untuk mengembangkan usahanya lebih ekspansif lagi. Aktivitas yang sudah berangsur pulih dari Covid-19, akan menjadi momentum yang baik bagi pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor mikro.”

 

Direktur Utama BPRS Patriot Bekasi, Mohammad Asmawi mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama Bank DKI dalam sinergi kolaborasinya dengan BPRS Patriot untuk turut membantu pertumbuhan ekonomi wilayah Bekasi melalui produk dan layanan mumpuninya. Kami berharap dengan sinergi ini, dapat memaksimalkan ekspektasi nasabah untuk mendapatkan layanan perbankan yang inklusif dan modern.

 

Sebagai Bank yang memberikan perhatian penuh dalam pengembangan UMKM, UUS Bank DKI akan memfasilitasi akses permodalan pelaku UMKM dengan pembiayaan modal kerja syariah. UUS Bank DKI juga turut berpartisipasi pada program Kredit Usaha Rakyat dengan menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp1 triliun kepada pelaku UMKM.

 

“UUS Bank DKI juga menawarkan produk pemilikan emas bagi para ASN Pemerintah Kota Bekasi yang ingin melakukan investasi emas dengan cara mengangsur. “emas itu kan merupakan investasi safe haven yang dapat bertahan dan bahkan mampu meningkat pada saat kondisi pasar finansial mengalami goncangan atau ketika aset investasi lain sedang turun, sehingga memanfaatkan produk pemilikan emas dari UUS Bank DKI merupakan cara yang tepat bagi mereka yang mau berinvestasi secara aman”, tambah Babay Parid.

 

Kini, UUS Bank DKI semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital. Melalui aplikasi JakOne Mobile dan JakOne Pay, UUS Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito, hingga pembukaan rekening tabungan secara online dimana saja dan kapan saja.

 

Dari sisi digitalisasi UMKM, UUS Bank DKI mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

 

Babay Parid menambahkan, “bagi Badan Usaha dan Lembaga yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bekasi, UUS Bank DKI telah menyediakan layanan keuangan digital seperti Cash Management System (CMS) sebagai solusi layanan perbankan berbasis internet untuk nasabah korporasi untuk melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime dan online. Dengan Cash Management System akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan informasi posisi dana dari waktu ke waktu dan memberikan kemudahan dalam bertransaksi melalui sistem perbankan setiap saat secara online sehingga pengelolaan arus dana dapat dilakukan secara cepat dan akurat.”

 

Terakhir, Babay Parid berharap agar sinergi dan kolaborasi UUS Bank DKI dengan BPRS Patriot dapat memberikan kontribusi nyata untuk memberikan kemudahan akses layanan perbankan digital serta akses permodalan melalui pembiayaan syariah bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya.


Dukung Pengembangan Ekonomi Digital di Indonesia, Bank DKI Partisipasi Pada Festival Ekonomi & Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto (paling kanan) mengunjungi booth Bank DKI yang turut berpartisipasi pada gelaran Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Bali, (11/7).

 

Sebagai BUMD DKI Jakarta, Bank DKI terus berkomitmen dalam mendukung program Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai inovasi dalam produk dan layanan digital. Melalui JakOne Mobile dan JakOne Pay, kini Bank DKI semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital dengan menghadirkan solusi perbankan digital untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito online, hingga pembukaan rekening tabungan secara online dimana saja dan kapan saja.


Kunjungan Ke Pasar Kebayoran Lama, Bank DKI Ajak Pedagang Manfaatkan KUR dan Layanan Digital Bank DKI

Jakarta - Ajak Pedagang Manfaatkan Produk dan Layanan Digital, Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi berkunjung ke pasar Kebayoran Lama pada Sabtu, 2 Juli 2022. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para pedagang pasar untuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan digital dari Bank DKI.

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan, “Sebagai Bank yang memberikan perhatian penuh dalam pengembangan UMKM, Bank DKI turut berpartisipasi pada program Kredit Usaha Rakyat. Tahun 2022, Bank DKI menargetkan dapat menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun kepada pelaku UMKM di wilayah operasional Bank DKI baik debitur eksisting, anggota JakPreneur, dan Pedagang Perumda Pasar Jaya.”

Beliau juga menyampaikan, “Jaman sekarang melakukan aktivitas sehari-hari kini semakin mudah karena semua sudah serba digital. Nah, kami ingin agar para pedagang dan pembeli di pasar Kebayoran Lama ini bisa memanfaatkan layanan digital dari Bank DKI agar transaksi jual beli bisa semakin mudah, aman dan cepat”.

Dalam kunjungannya, Babay Parid memperkenalkan JakOne Pay sebagai simple apps dari Bank DKI yang dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi jual beli menggunakan metode scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya. Masyarakat yang ingin mempergunakan JakOne Pay tidak perlu menjadi nasabah Bank DKI, cukup download aplikasinya pada Google Play Store bagi smartphone berbasis android dan App Store bagi smartphone berbasis IOS. Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi laman resmi JakOne Pay di www.jakonepay.com.

Babay Parid menambahkan, “Pengunjung pasar itu kan biasanya transaksi yang dilakukan hanya jual beli, lewat JakOne Pay, para pembeli dipasar itu nggak akan kesulitan untuk sekedar buka aplikasi dan scan QRIS pedagang pasar, dari pada mereka mesti ngambil uang di dompet. Terlebih, tampilan interface JakOne Pay juga ramah untuk segala usia”. Namun dikatakannya, jika masyarakat memiliki varian transaksi yang lebih banyak, kami juga menyediakan aplikasi JakOne Moblile.

Lewat JakOne Mobile, Bank DKI kini semakin adaptif memenuhi kebutuhan nasabah yang menuntut kemudahan layanan melalui transformasi layanan digital. Melalui aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI menghadirkan solusi perbankan digital bagi nasabah pengguna untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang lebih personal, mobile dan handal mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, pembayaran pajak dan retribusi, transaksi Scan by QRIS, top up uang elektronik, bersedekah/ berdonasi untuk sesama hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dimana saja dan kapan saja.

Bank DKI juga turut mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

Terakhir, beliau juga menyampaikan, “kami berharap agar berbagai produk dan layanan digital hingga permodalan dapat semakin membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, yang Insya Allah tentunya baik untuk pertumbuhan ekonomi kedepan.”

Gelar Gebyar Promo, Bank DKI Terus Dorong Pertumbuhan Kredit Konsumer

Sebagai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-495, Bank DKI berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup menggelar acara gebyar promo di Area Parkir Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (30/06). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto.

 

Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan, “untuk lebih mendekatkan diri kepada nasabah serta dalam momentum rangkaian HUT DKI Jakarta ke-495, Bank DKI telah menggelar acara Gebyar Promo sejak tanggal 22 Juni 2022 sampai dengan 30 Juni 2022 dengan beragam promo menarik. Acara yang digelar sejak 22 Juni 2022 tersebut digelar di lingkungan wilayah kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti Balaikota DKI Jakarta, Kantor Walikota hingga Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Program Gebyar Promo ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta”.

 

Babay Parid menambahkan, Seiring dengan mobilitas masyarakat yang mulai meningkat, Bank DKI terus mendorong pertumbuhan kredit konsumer di tahun 2022, khususnya produk Kredit Multi Guna dan KPR Griya Monas. Dalam keterangannya, beliau juga menyampaikan bahwa Bank DKI akan terus memperluas pasar kredit konsumer tidak hanya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta saja namun juga akan menyasar pasar konsumer yang telah ditargetkan dalam Business Mapping Bank DKI.

 

Di tahun 2021, penyaluran Kredit Multi Guna mengalami pertumbuhan sebesar 15,34% atau sebesar Rp11,2 triliun di akhir 2020 menjadi Rp12,9 triliun di akhir tahun 2021. Perkembangan Kredit Multi Guna selama tahun 2021 dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain relatif meredanya pandemi Covid-19 dan peningkatan aktivitas pemasaran dan promosi produk.

 

Sebagai bagian dari program tranformasi digital, bagi nasabah yang ingin mengajukan kredit Multi Guna atau KPR, Bank DKI juga menyediakan aplikasi e-form consumer loan sabagai layanan pengajuan kredit yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. “Caranya mudah, masuk ke website Bank DKI di www.eform.bankdki.co.id kemudian pilih ‘pengajuan permohonan’, pilih jenis kredit yang diinginkan, kemudian isi formulir data permohonannya dengan data pribadi kamu sesuai dengan KTP dan Kartu Keluarga. Selanjutnya, nasabah mengisi data pekerjaan dan data keuangan, dan terakhir pilih persetujuan untuk menyelesaikan proses pengajuan kredit”.

 

Selain produk Kredit Multi Guna, Bank DKI juga berencana untuk meningkatkan pemasaran produk Kredit Kepemilikan Rumah termasuk diantaranya perluasan segmentasi sasaran KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang akan dipasarkan kepada karyawan kontrak atau Pegawai Tidak Tetap (PTT/PJLP/Honor/Kontrak) dan Linkage di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini merupakan salah satu upaya optimalisasi sebagai bentuk dukungan Bank DKI terhadap program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat berdasarkan Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani oleh Bank DKI dengan BP Tapera Januari 2022 kemarin.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Kuswanto berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan karyawan kontrak atau Pegawai Tidak Tetap (PTT/PJLP/Honor/Kontrak) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. “Semoga kolaborasi yang sudah terjalin saat ini dapat terus ditingkatkan. Kami berharap, Bank DKI selaku BUMD Pemprov DKI Jakarta dapat terus meningkatkan layanan kepada nasabah,” tutup Asep.