52 Tahun (1961-2013)

Jakarta, 7 April 2013 – Ekspansi usaha Bank DKI makin luas. Cakupannya tak hanya DKI Jakarta dan sekitarnya, tapi sampai ke Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tahun ini Bank DKI berusia 52 tahun dan sudah waktunya untuk menjadi bank umum berskala nasional.

 

mengatakan Bank DKI sudah menyiapkan sejumlah strategi seperti lebih gencar ekspansi untuk merealisasikan target tersebut. Sejak Maret hingga saat ini, Bank DKI telah membuka dua jaringan kantor di luar daerah, yakni di Solo dan Bandung. Sebelumnya, Bank DKI membuka jaringan kantornya di Surabaya.

"Kami melihat ada peluang ekspansi bisnis di luar wilayah DKI Jakarta. Oleh karenanya, kami memutuskan membuka jaringan kantor di sejumlah daerah," kata Eko Budiwiyono saat pembukaan acara pekan olah raga dan seni menyambut HUT 52 tahun Bank DKI di Jakarta, Minggu (7/4).

Kedepan, Bank DKI akan membuka kantor cabang di wilayah Sumatera Selatan, Sulawesi dan Riau.

Menurut Direktur Operasional Bank DKI Martono Soeprapto, ekspansi jaringan kantor berpeluang mengerek rasio net interest margin (NIM) sekaligus menurunkan rasio biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional (BOPO).

Selain ekspansi jaringan, Bank DKI juga giat meningkatkan kinerja dan mengejar rasio keuangan yang terus tumbuh. Sampai dengan triwulan I/2013, Bank DKI sudah berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp212 miliar atau mencapai 27% terhadap target hingga akhir tahun Rp782 miliar atau tumbuh 73% dibandingkan dengan realisasi 2012 sebesar Rp450 miliar.

Hingga akhir 2012, aset yang dimiliki Bank DKI mencapai Rp27 triliun naik 36,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp19,5 triliun dengan keuntungan bersih (setelah pajak) mencapai Rp339 miliar atau naik 12,6% dari Rp301 miliar pada tahun 2011.

Rasio net interest margin (NIM) Bank DKI tahun lalu mencapai Rp1,2 triliun naik 30,5 persen dari periode tahun sebelumnya Rp925 miliar.

 

TENTANG BANK DKI :

Bank DKI merupakan bank pembangunan daerah, sahamnya 99,91% dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta dan 0,09% dimiliki oleh PD Pasar Jaya. Bank DKI melayani berbagai jenis jasa dan layanan, baik konvensional dan syariah, sebagaimana bank lain, dari produk dana yaitu giro, Tabungan Monas, Tabungan Simpeda, Tabunganku dan deposito. Selain memberikan jasa layanan perbankan, Bank DKI juga melayani berbagai layanan kredit dan pembiayaan seperti kredit investasi, kredit modal kerja, kredit multiguna, KPR Griya Monas, kredit usaha rakyat (KUR), Kredit KUMK Monas, serta kredit-kredit lain. 

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Daru Wisaksono, Corporate Secretary

Zulfarshah, Pemimpin Divisi Kesekretariatan

Herry Djufraini, Pemimpin Departemen Humas & Promosi

Tel. (021) 231 4567 Fax. (021) 351 7660