Bank DKI Pimpin Sindikasi Rp 500 M ke BFI Finance

Jakarta : Sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi intermediasi perbankan, Bank DKI pimpin sindikasi pembiayaan modal kerja dalam bentuk term loan/executing loan senilai Rp500 Miliar kepada BFI Finance untuk jangka waktu selama 3 tahun. Hal ini sebagaimana penandatanganan pembiayaan sindikasi yang ditandatangani oleh Direktur

Utama BFI Finance, Francis Lay bersama Direktur Pemasaran Bank DKI, Mulyatno Wibowo, Direktur Utama Bank Kaltim, Zainuddin Panani, Direktur Utama dan Direktur Pemasaran Bank Kalbar, Sudirman HMY dan Sirwan Fahruddin dan Direktur Utama Bank Jambi, Subekti Hariyanto di Jakarta (05/04).

Mulyatno Wibowo menjelaskan penyaluran modal kerja ini nantinya akan digunakan untuk pembiayaan pengadaan kendaraan untuk diterus pinjamkan kepada end user / nasabah PT. BFI Finance Tbk, berupa kendaraan roda 4 (empat) atau lebih, baik kondisi baru/bekas buatan Jepang, untuk keperluan komersiil atau pun non komersiil namun tidak termasuk angkutan penumpang kota  dengan usia kendaraan pada saat pencairan tidak lebih dari 12 (dua belas) tahun. Dari Rp500 Miliar yang disalurkan, Bank DKI menyalurkan Rp190 m, Bank Kaltim Rp200 miliar, Bank Kalbar Rp60 Miliar dan Bank Jambi Rp50 miliar. Pada tahun 2011 lalu, Bank DKI pun sudah pernah menyalurkan kredit modal kerja dengan total sebesar Rp275 Miliar kepada BFI Finance.

Apalagi pembiayaan pengadaan kendaraan diprediksi akan terus meningkat, seiring dengan peningkatan potensi pasar roda empat, mengingat rasio populasi antara kendaraan bermotor dengan penduduk Indonesia masih kecil. Dengan meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun mendatang, permintaan akan kendaraan roda empat akan meningkat.

“Kerja sama dengan multifinance ini dari sisi bank mampu mendorong efisiensi biaya karena tidak langsung masuk ke pasar. Kita bisa menghemat dari segi monitoring, lokasi dan transportasi” ujar Mulyatno. Bank DKI pun dapat menggunakan jaringan multifinance untuk menjangkau konsumen. Saat ini BFI Finance memiliki 124 jaringan kantor cabang dan 56 gerai yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Pemberian modal kerja kepada juga didasari pertimbangan BFI Finance merupakan perusahaan pembiayaan dengan kinerja dan reputasi yang baik.

Bank DKI terus menggandeng berbagai multifinance ternama untuk penyaluran kredit diantaranya Adira Dinamika Multifinance, Magna Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Artha Prima Finance, Pro Car Finance, Buana Finance. Selain itu Bank DKI juga turut menyalurkan kredit melalui linkage business baik channelling maupun joint financing yang diberikan melalui Koperasi dan BPR.

Didalam pemberian kredit, Bank DKI senantiasa menjaga keseimbangan dalam mencapai pertumbuhan kredit yang baik, berkualitas dan menghasilkan return yang optimal. Hal tersebut ditempuh dengan menyeimbangkan proporsi kredit produktif dan non produktif, dibarengi dengan penerapan manajemen risiko yang lebih baik serta dengan lebih mendorong peningkatan sinergi melalui aliansi strategi antar bisnis unit, imbuh Mulyatno.

--- 000 ---

TENTANG BANK DKI :

Bank DKI yang biasa dikenal sebagai bank pembangunan daerah merupakan bank yang sahamnya 99,91% dimiliki oleh Pemprov DKI jakarta dan 0,09% dimiliki oleh PD Pasar Jaya. Bank DKI melayani berbagai jenis jasa dan layanan baik konvensional dan syariah sebagaimana perbankan lainnya, mulai dari produk dana yaitu giro, tabungan monas, tabungan simpeda, tabunganku dan deposito, juga melayani berbagai jenis kredit dan pembiayaan mulai kredit investasi, kredit modal kerja, kredit multiguna, kpr griya monas, kredit usaha rakyat (kur) kredit kumk monas, serta kredit-kredit lainnya.

- - - 0 0 0 - - -

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Daru Wisaksono, Corporate Secretary

Zulfarshah, Pemimpin Divisi Kesekretariatan

Herry Djufraini, Pemimpin Departemen Humas & Promosi

Tel. (021) 231 4567 Fax (021) 351 7660