Jokowi : Pemprov Tegaskan Komitmen Dukung Perkembangan Bank DKI

Jakarta –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Bank DKI. Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan penyertaan modal pemerintah kepada Bank DKI sebesar Rp450 miliar di tahun 2013. Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo

di sela-sela acara Customer Gathering Bank DKI di Jakarta (13/03).

Joko Widodo menambahkan penyertaan modal kepada Bank DKI dikarenakan Pemprov DKI melihat adanya potensi dan ekspansi bisnis yang masih bisa di garap oleh Bank DKI dan karenanya membutuhkan sokongan modal. Di tahun 2012 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan penyertaan modal pemerintah sebesar Rp500 miliar yang menjadikan modal disetor Bank DKI saat ini menjadi sebesar Rp1,13 triliun yang mengalami
peningkatan sebesar 44,21% dari tahun sebelumnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono turut menyampaikan  kinerja keuangan Bank DKI yang terus menunjukkan peningkatan. Total aset Bank DKI mengalami peningkatan sebesar 36,83% dari Rp19,505 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 26,689 triliun pada tahun 2012. Tahun 2012 Bank DKI berhasil mencetak laba sebelum pajak sebesar Rp 450 miliar. Penyaluran kredit meningkat 36,44 % dari Rp10,791 triliun menjadi Rp 14,724 triliun ditahun 2012. Sedangkan dana pihak ketiga meningkat 29,82 % dari Rp 15,299 triliun di tahun 2011 menjadi Rp 19,861 triliun di tahun 2011.

“karenanya sebagai bentuk penghargaan kepada segenap nasabah Bank DKI, kami menyelenggarakan acara customer gathering sebagai ajang silaturahmi dan juga menggali lebih dalam mengenai kebutuhan nasabah untuk peningkatan kualitas pelayanan” ujar Eko Budiwiyono.

Pada tahun 2013 ini, Bank DKI telah menetapkan target pertumbuhan dana pihak ketiga meningkat sebesar 30,54%(YoY)sehingga total dana pihak ketiga pada tahun 2013 menjadi 26,9 triliun dengan dengan melaksanakan perbaikan struktur pendanaan dengan fokus kepada penghimpunan dana-dana murah serta pengembangan terhadap produk-produk Bank DKI. Sedangkan untuk penyaluran kredit, Bank DKI telah menetapkan target untuk total kredit meningkat sebesar 42,08% (YoY) menjadi sebesar Rp 21,4 triliun pada tahun 2013. Bank DKI juga turut mendukung para kontraktor melalui produk Kredit Bangun Karya untuk pembiayaan infrastruktur DKI Jakarta dengan APBD senilai Rp49,9 triliun.