Bank DKI Undi Mobil dan 25 Motor Untuk Nasabah
Jakarta–Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabahnya, Bank DKI memberikan hadiah sebanyak 1 unit mobil Toyota avanza dan 25 motor honda revo khusus untuk nasabah penabung Tabungan Simpeda (Simpanan Pembangunan Daerah) lokal Bank DKI yang pengundiannya dilakukan oleh Direktur Pemasaran Bank DKI, Mulyatno Wibowo dan Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi di halaman Walikota Jakarta Selatan (27/07) disaksikan ratusan karyawan Pemprov DKI di Wilayah Jakarta Selatan usai senam aerobik bersama. Selain itu, Bank DKI juga mengundi mesin cuci, lemari es dan televisi 21 inch masing-masing 44 buah untuk penabung Tabungan Simpeda.
Menurut Direktur Pemasaran Bank DKI, Mulyatno Wibowo yang juga bertindak sebagai pelaksana Direktur Utama menjelaskan Tabungan Simpeda yang merupakan produk tabungan bersama dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia menawarkan hadiah undian dengan total hadiah sebesar Rp. 6 Milyar yang diundi 2 kali dalam setahun untuk penabung Tabungan Simpeda BPDSI. Dan sebagai bentuk apresiasi khusus untuk penabung Tabungan Simpeda Bank DKI, tahun 2010 ini Bank DKI memberikan total hadiah berupa 2 unit mobil Toyota Avanza, 50 motor Honda revo, dan mesin cuci, lemari es, dan televisi sebanyak masing-masing 88 buah. Untuk grandprize tersedia 1 unit mobil Toyota Innova yang diundi pada periode 2. ”Ini merupakan wujud nyata apresiasi Bank DKI kepada nasabahnya yang loyal, khususnya penabung Simpeda” kata Mulyatno. Penabung yang berkesempatan untuk mengikuti pengundian hadiah kali ini adalah penabung Tabungan Simpeda yang memiliki saldo terendah dalam satu bulan sebesar Rp. 50.000,- selama periode Januari 2010 s/d Juni 2010, sedangkan khusus untuk undian mobil Avanza, saldo terendah nasabah dalam satu bulan sebesar Rp. 2,5 juta dan untuk undian mobil Innova dimana, saldo terendah nasabah dalam satu bulan selama periode Januari 2010 s/d Desember 2010 sebesar Rp. 5 juta dimana setiap kelipatan Rp. 50.000,- penabung mendapatkan 1 poin undian.
”Tabungan Simpeda kian diminati oleh masyarakat” tambah Mulyatno. Sampai dengan Juni 2010 Jumlah penabung Tabungan Simpeda Bank DKI mencapai 240 ribu penabung dengan jumlah dana terkumpul per Juni 2010 sebanyak Rp. 1,345 trilyun. Secara keseluruhan, jumlah nominal Tabungan SIMPEDA diseluruh BPD sebesar Rp 21,45 triliun pada akhir Desember 2009 dengan jumlah Penabung pada akhir Desember 2009 sebanyak 4,6 juta penabung jelas Mulyatno. Karenanya untuk meningkatkan jumlah penabung Tabungan Simpeda, BPD Seluruh Indonesia menyelenggarakan Program ”Panen Rejeki BPD” yang memberikan total hadiah per tahun Rp. 6 Milyar yang diundi 2 kali dalam setahun dengan hadiah masing-masing periode Rp. 3 Milyar. Pada tanggal 22 Maret 2010 lalu, telah diundi di Kendari – Sulawesi Tenggara dan penarikan berikutnya rencananya akan diselenggarakan di Palangkaraya –
Untuk memberikan nilai tambah kepada produk Tabungan Simpeda serta memberikan perlindungan kepada nasabahnya, Bank DKI berikan fasilitas perlindungan asuransi jiwa kepada penabung Simpeda. Pada kesempatan tersebut, Bank DKI bersama dengan Asuransi Jiwa Nusantara menyerahkan klaim asuransi kepada 3 ahli waris penabung Tabungan Simpeda.
Selain itu dalam waktu dekat, Bank DKI juga akan mengundi hadiah emas murni total 1,5 kg emas khusus untuk penabung Tabungan Monas Bank DKI. Hal ini sebagai bagian dari upaya peningkatan portofolio produk Tabungan ataupun DPK Bank DKI secara umum. Sampai dengan Juni 2010, total DPK Bank DKI adalah sebesar Rp. 13,63 triliun dengan jumlah nasabah 466 ribu orang, portofolio dana Tabungan Bank DKI adalah sebesar Rp. 2,09 triliun dengan jumlah penabung sebesar 436 ribu orang.
Salah satu cara lainnya, dengan penambahan memperluas jaringan pelayanan Bank DKI untuk kantor layanan ataupun jaringan ATM Bank DKI. Jumlah total kantor Bank DKI kini berjumlah 161 kantor layanan yang terdiri dari 13 kantor cabang konvensional, 2 kantor cabang syariah, 31 kantor cabang pembantu konvensional, 3 kantor cabang pembantu syariah, 81 kantor kas (termasuk KDKCS) serta 31 payment point. Jaringan ATM Bank DKI hingga kini pun sudah berkembang dengan total 377 jaringan ATM Bank DKI yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama dengan peningkatan fitur ATM Bank DKI yang sudah dapat dipergunakan untuk berbagai pembayaran seperti pembayaran kartu pra bayar dan pasca bayar telekomunikasi, rekening telepon rumah, rekening listrik, pembayaran zakat, pembayaran STNK di Samsat serta dapat melayani pengiriman uang melalui Western Union dan juga BPD Net Online, dan dapat dipergunakan sebagai debet tunai untuk pembayaran Taksi Tiara Ekspress dan belanja di Indomaret.
Syahrul Effendi mengaku senang rangkaian acara tersebut dilaksanakan di Walikota Jakarta Selatan dan dirinya mengucapkan selamat kepada para pemenang serta berharap Bank DKI dapat terus meningkatkan layanannya serta memfasilitasi dengan berbagai produk dan fiturnya untuk pegawai Pemerintah Walikota Jakarta Selatan serta warga DKI Jakarta khususnya Jakarta Selatan. ”Semoga Bank DKI makin dicintai warga DKI Jakarta” Syahrul turut mendoakan.









